Pematangsiantar, Sinata.id β Warga Gang Silindung, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, mengeluhkan terhambatnya aktivitas akibat proyek rehabilitasi drainase yang diduga tidak dikerjakan selama beberapa hari terakhir.
Material proyek berupa beton penutup parit dibiarkan menumpuk di tengah jalan dan mengganggu mobilitas warga.
Keluhan tersebut disampaikan salah seorang warga, Bobi, kepada Sinata.id, Senin (22/12/2025). Ia menyebut kondisi itu telah berlangsung selama empat hari dan menyulitkan warga melintas, baik pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor.
βSudah empat hari ini dibiarkan. Jangankan naik kereta (sepeda motor), jalan kaki pun kita susah,β ucap Bobi.
Menurutnya, warga siap mengambil tindakan apabila proyek tersebut tidak segera dilanjutkan. Ia juga mengkhawatirkan potensi kecelakaan karena minimnya penerangan di lokasi, sementara parit dalam kondisi terbuka.
βKalau tidak dilanjut, biar kami tahu menyingkirkan beton penutup parit itu. Susah kami mau beraktifitas,β ujarnya.
Pantauan Sinata.id di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB menunjukkan tidak ada satu pun pekerja yang melakukan aktivitas. Material proyek tampak memenuhi sebagian badan jalan di gang tersebut.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan rehabilitasi drainase itu dilaksanakan oleh CV Zoilus Sumber Berkat dengan anggaran APBD Perubahan Pemerintah Kota Pematangsiantar sebesar Rp299.600.000.
Masa pelaksanaan proyek tercatat selama 60 hari kalender, dengan Surat Perintah Kerja (SPK) dimulai sejak Senin (20/10/2025). (*)
Penulis: Hendrik Nainggolan










Jadilah yang pertama berkomentar di sini