Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Ekonomi & Bisnis

Harga CPO Tender PTPN Turun Rp114 per Kg, Berlaku hingga 15 Desember 2025

harga cpo tender ptpn hari ini turun rp114 per kg dari rp14.414 menjadi rp14.278 per kg. hasil tender berlaku hingga senin, 15 desember 2025.
Harga CPO tender PTPN hari ini turun Rp114 per kg dari Rp14.414 menjadi Rp14.278 per kg. Hasil tender berlaku hingga Senin, 15 Desember 2025. (Ist)

Sinata.id – Harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dalam tender PTPN hari ini tercatat mengalami penurunan. Berdasarkan hasil lelang terbaru, harga CPO turun Rp114 per kilogram dibandingkan tender sebelumnya yang berada di level Rp14.414 per kg, yang saat itu dimenangkan oleh WNI.

Dalam rangkaian tender kali ini, harga tender teratas tercatat sebesar Rp14.300 per kg. Harga tersebut ditetapkan sebagai counter (ctr) dan disepakati (ACC) oleh EUP, menandai masih kuatnya minat beli di tengah koreksi harga pasar.

Advertisement

Pada skema DMO volume 0,5 K, baik untuk sesi n4 (n5) maupun n4 (n3), EUP mengajukan penawaran Rp14.278 per kg dan dinyatakan sebagai pemenang setelah PTPN menetapkan ctr Rp14.300 per kg dan memberikan persetujuan. Penawaran EUP unggul atas KJA dan IBP yang berada di bawahnya.

Baca Juga  Bahlil Tegaskan Harga BBM Nonsubsidi Indonesia Ikuti Pasar Global, Subsidi Tetap Prioritas

Sementara itu, pada skema FOB TDUKU volume 0,5 K, Priscolin keluar sebagai pemenang dengan harga Rp14.078 per kg, mengalahkan MM dan WNI. Harga counter pada sesi ini berada di level Rp14.100 per kg, menunjukkan selisih tipis antara penawaran dan harga yang ditetapkan penjual.

Adapun pada skema loco Pelaihari volume 1 K, tender dinyatakan WD (withdraw) karena harga penawaran yang masuk dinilai belum memenuhi ekspektasi PTPN. Kondisi serupa juga terjadi pada loco Longpinang volume 0,5 K yang tidak mendapatkan penawaran atau no bidder, mencerminkan terbatasnya minat beli di lokasi tersebut.

Di sisi lain, pada loco Parindu volume 0,1 K, EUP kembali memenangkan tender dengan harga Rp13.928 per kg, mendekati harga counter Rp13.950 per kg, sekaligus menegaskan dominasi EUP dalam tender CPO PTPN hari ini.

Baca Juga  Kemendag Imbau Pengusaha Tahan Harga Minyak Goreng Meski Biaya Plastik Naik

PTPN menegaskan bahwa harga CPO hasil tender hari ini berlaku hingga Senin, 15 Desember 2025. Penurunan harga ini menjadi sorotan pelaku industri sawit, mengingat pada tender sebelumnya harga CPO masih bertahan di level Rp14.414 per kg.

Koreksi harga tersebut diperkirakan akan menjadi acuan transaksi CPO domestik dalam beberapa hari ke depan, sembari menunggu perkembangan lanjutan dari sisi permintaan ekspor dan pergerakan harga CPO global. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini