Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

110 Meninggal, 18 Ribu Mengungsi, Bupati Tapteng Perpanjang Masa Tanggap Darurat

110 meninggal, 18 ribu mengungsi, bupati tapteng perpanjang masa tanggap darurat
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu saat menyatakan memperpanjang masa tanggap darurat selama 14 hari ke depan.

Tapteng, Sinata.id– Pasca banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah besar wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, dan masi banyak wilayah yang sulit diakses, Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu memperpanjang masa tanggap darurat hingga 14 hari ke depan.

“Kemarin rapat kordinasi dengan BNPB, kemudian Basarnas, dan juga Forkopimda, kita putuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat 14 hari kedepan,” ujar Masinton kepada sejumlah wartawan di Pandan, Senin (8/12/2025).

Advertisement

Penetapan perpanjangan masa tanggap darurat itu kata Masinton, dipicu masi banyaknya titik terjadinya bencana yang hingga saat ini masi sulit diakses. Sesuai data yang diperolehnya, masi ada 19 Desa yang kondisinya belum dapat dijangkau atau akses.

Baca Juga  Sidak Pascalebaran, Bupati Asahan Pastikan Pelayanan Publik Tetap Normal

“Selama ini hanya menggunakan jalur udara, jalan kaki itu harus ditempuh berjam-jam, maka itu kemudian masi ada puluhan (korban) lainnya dalam pencarian,” kata Masinton.

Ia menuturkan, hingga hari ini data korban jiwa yang ditemukan akibat banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah yang dipimpinnya itu telah mencapai 110 orang yang meninggal dunia.

“Sekitar 18 ribu warga Tapteng mengungsi, ada di titik pengungsian, dan ada menumpang di rumah kerabat, famili, teman, dan saudaranya,” tuturnya.

“Jadi atas dasar pertimbangan itu, kami perpanjang masa status tanggap darurat,” tambah Masinton. (A1)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini