Pematangsiantar, Sinata.id – Lurah Merdeka, Kota Pematangsiantar, Harianto Saragih, menyurati manajemen Karaoke Anda terkait izin usaha kelab malam itu yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Siantar Timur.
Surat bernomor 033.5/100.3.10/444/X-2025 itu dikirim pada Rabu (29/10/2025) setelah pihak Karaoke Anda belum menyerahkan salinan surat izin usaha sebagaimana kesepakatan dalam pertemuan dengan pihak gereja GMII di Kantor Kelurahan Merdeka pada Rabu (22/10/2025).
Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa pihak Karaoke Anda akan memberikan salinan surat izin usaha kepada Kelurahan Merdeka.
Namun, hingga Selasa (4/11/2025), Lurah Harianto Saragih menegaskan bahwa salinan tersebut belum diterima.“Sampai sekarang, belum ada dikasih mereka (Anda) kepada kita Kelurahan Merdeka,” ujar Harianto.
Baca juga: Polri-TNI Gagalkan Peredaran Ekstasi di Karaoke Anda
Ia menambahkan akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Siantar Timur untuk menentukan langkah selanjutnya.
Sebelumnya, Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) Jemaat Bukit Sion menyatakan penolakan terhadap operasional Karaoke Anda itu. Keberatan tersebut disampaikan langsung oleh Majelis Jemaat GMII, Pdt Alberth Tombokan.
Menurut dia, aktivitas di tempat hiburan malam tersebut telah menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan bagi jemaat gereja.
“Kami memprotes keberadaan THM itu karena letaknya yang sangat dekat dengan gereja dan sekolah. Terutama pada akhir pekan, pengunjungnya membludak hingga memarkir kendaraan di depan area gereja,” ujarnya pada Kamis (9/10/2025).
Baca juga: Usai Dipertemukan Lurah, GMII Tetap Inginkan THM Anda Ditutup
Ia mengonfirmasi bahwa pihak Kecamatan telah mengirimkan surat himbauan kepada pengelola tempat hiburanmengenai masalah volume suara. Namun, hal itu dinilai belum menjawab keluhan.
“Isi suratnya hanya teguran untuk mengurangi volume suara. Padahal, poin penolakan kami adalah meminta agar tempat ini ditutup dan tidak beroperasi sama sekali,” tegasnya.
Pdt Alberth menegaskan bahwa GMII Bukit Sion telah berdiri sejak sekitar tahun 1980-an, jauh sebelum THM Anda beroperasi. Ia menyayangkan kontras yang terjadi antara lingkungan gereja dan hiburan malam.
“Ironis sekali. Di satu sisi, kami di sini mendidik moral generasi, tetapi di sebelahnya ada aktivitas yang kami nilai merusak moral. Sepertinya ada pembiaran. Ini menyangkut masa depan generasi muda,” katanya dengan prihatin. (SN14)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini