Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Kemenkes Imbau Warga Terapkan PHBS Seiring Lonjakan Kasus Flu dan ISPA

kemenkes imbau warga terapkan phbs seiring lonjakan kasus flu dan ispa
Gambar ilustrasi peningkatan kasus kesehatan. dok Alodokter

Jakarta Sinata.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan terjadi peningkatan tren kasus penyakit mirip influenza (ILI), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data dari Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), peningkatan aktivitas virus influenza, khususnya tipe A, menjadi penyebab utama. Lonjakan kasus ini juga terjadi di sejumlah negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Advertisement

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, Kamis (16/10/2025) menyatakan bahwa di negara tropis seperti Indonesia, virus influenza memang beredar sepanjang tahun, namun aktivitasnya cenderung meningkat pada periode tertentu.

Menurutnya, saat ini mulai adanya peralihan ke musim hujan dan kualitas udara yang buruk di beberapa kota di Indonesia. Kondisi suhu rendah dan kelembapan tinggi pada musim hujan memudahkan virus untuk bertahan, mereplikasi, dan menyebar.

Baca Juga  Ribuan Pendaftar Membludak, Polri Jamin Seleksi Akpol 2026 Transparan

Untuk menekan lonjakan kasus, Kemenkes mengintensifkan pengawasan melalui SKDR dan surveilans sentinel ILI/SARI. Selain itu, komunikasi risiko kepada masyarakat juga akan digencarkan melalui berbagai platform media.

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk menerapkan sejumlah langkah pencegahan:

Menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan rutin beraktivitas fisik.

Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer.

Mengenakan masker saat sakit atau berada di kerumunan, serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar.

Melakukan vaksinasi influenza setahun sekali, khususnya bagi pelaku perjalanan dan kelompok berisiko tinggi seperti tenaga kesehatan, lansia, ibu hamil, serta individu dengan penyakit kronis.

Baca Juga  Kinerja Pertanian Dinilai Jadi Teladan Keberhasilan Pemerintah

Kemenkes menekankan, jika gejala yang dialami memberat, masyarakat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat guna meminimalisir risiko komplikasi yang lebih serius. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini