Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Kasih Setia Tuhan Selalu Baru Tiap Pagi: Belajar Memberi Sebagaimana Kita Diterima dari-Nya

kasih tidak sombong: refleksi iman kristen dari kisah daud dan goliat
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH.

Oleh: Pdt Mis.Ev. Daniel Pardede, SH, MH

Melalui program “Sarapan Pagi Kristen” yang disiarkan di kanal YouTube Prison Hospital Crusade Daniel Pardede Ministry, umat diajak untuk merenungkan kasih setia Tuhan sebagaimana tertulis dalam *Ratapan 3:22–23:*

Advertisement

“Tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak habis-habisnya rahmat-Nya; selalu baru tiap pagi, besar kesetiaan-Mu.”

Ayat ini menjadi pengingat bagi setiap orang percaya bahwa kasih dan rahmat Tuhan tidak pernah habis. Namun, sering kali manusia lebih senang menerima berkat tanpa mau berbagi kepada sesama. Hati yang hanya mau enaknya sendiri dan enggan berkorban menjadikan seseorang disebut “manusia kikir” — lupa bahwa semua yang dimiliki sejatinya adalah pemberian Tuhan.

Baca Juga  Dukacita Menjadi Sukacita: Penghiburan Sorgawi yang Kekal dari Yesus Kristus

Jika setiap pagi Tuhan memberi kita kecukupan dan kehidupan yang baru, maka selayaknya kita pun memberi kembali kepada Tuhan, bukan dalam bentuk materi yang sama, melainkan dengan hati yang penuh syukur dan tindakan kasih terhadap sesama.

Sebab Tuhan, yang dikenal sebagai El Jireh, adalah Allah yang menyediakan segala keperluan kita. Oleh karena itu, setiap orang beriman diingatkan untuk senantiasa memuji, memuliakan, dan mengucap syukur kepada Tuhan sebagai bentuk balasan kasih yang tulus.

Firman Tuhan dalam *Amsal 3:27* berkata:

“Jangan menahan kebaikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya.”

Demikian pula Yesus menegaskan dalam *Matius 25:40:*

“Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”

Baca Juga  Ketika Tuhan yang Menentukan Langkahmu: Engkau Akan Berhasil

Dengan demikian, memberi dan berbuat baik kepada sesama bukanlah kewajiban semata, melainkan bentuk nyata dari ibadah dan rasa syukur kita kepada Tuhan atas kasih setia-Nya yang selalu baru setiap pagi.

Kasih setia Tuhan baru setiap pagi — maka jadikan setiap pagi kesempatan baru untuk mengasihi, memberi, dan memuliakan Dia melalui perbuatan baik kepada sesama.(A27).

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini