Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Pematangsiantar Diterjang Cuaca Ekstrem, Puluhan Titik Terdampak – Peringatan BMKG

cuaca ekstrem melanda kota pematangsiantar. sebanyak 22 pohon tumbang, puluhan rumah rusak, dan sebuah jembatan roboh.
Bencana angin kencang disertai hujan deras akibatkan pohon tumbang menimpa rumah warga di Pematangsiantar. (Ist)

Pematangsiantar, Sinata.idHujan deras disertai angin kencang menguji ketangguhan Kota Pematangsiantar. Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 23 September 2025, menyebabkan 22 pohon tumbang, puluhan rumah warga rusak, hingga sebuah jembatan pejalan kaki roboh.

Sebagian besar pohon tumbang berada di Jalan Laguboti, kawasan Balai Bolon, Lapangan Haji Adam Malik, hingga komplek Rumah Dinas Pegawai Bank Indonesia. Meski demikian, akses jalan utama dipastikan tidak seluruhnya terhambat.

Advertisement

Baca Selengkapnya: Hujan Deras dan Angin Kencang di Siantar, 22 Pohon Tumbang dan 5 Rumah Rusak

Data sementara dari BPBD Pematangsiantar mencatat sedikitnya 22 lokasi pohon tumbang. Sementara Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melaporkan tambahan 12 titik lain terdampak.

Baca Juga  Digerebek Tengah Malam, Residivis Sabu di Ujung Padang Kembali Diciduk Polisi

Di antara lokasi terparah, sebuah pohon besar menimpa rumah dinas Bank Indonesia (BI) di Jalan MH Sitorus. Meski demikian, dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Berita Terkait: Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah di Siantar, Begini Prosedur Bantuan Korban Bencana

Selain itu, rumah warga di Jalan Silimakuta dan Jalan Bah Kora 2 mengalami kerusakan serius. Di kawasan Jalan Vihara, Kecamatan Siantar Selatan, tiga rumah lain juga dilaporkan rusak berat. Sementara jembatan kecil di Jalan Diponegoro, dekat Markas Denpom, roboh akibat hantaman angin.

Hingga Rabu (24/9/2025) pagi, BPBD bersama Dinas PKP mendata sedikitnya 60 titik terdampak.

Sejumlah warga memilih mengungsi sementara. Di Kelurahan Simarito, tercatat sedikitnya 30 rumah rusak akibat angin kencang.

Baca Juga  Memaknai Upa-upa Walikota-Kapolres Pematangsiantar

Hal serupa dialami warga di Kelurahan Simalungun, di mana tiga rumah hancur parah. Untuk sementara, para korban tinggal di rumah keluarga terdekat.

Baca Berita Hujan Deras dan Angin Kencang Pematangsiantar Terbaru di Sini.


Peringatan BMKG

Cuaca ekstrem ini ternyata bukan akhir. Dikutip dari laman Instagram resminya, Selasa (24/9/2025), BMKG memperingatkan, hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih akan melanda sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Utara, dalam tiga hari ke depan.

Fenomena siklon tropis, anomali suhu muka laut, hingga aktivitas gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin menjadi faktor pendorong utama cuaca buruk belakangan ini.

Berikut peringatan dini BMKG:

23 September 2025: Hujan sedang-lebat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Papua.

Baca Juga  Dampak Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang dan Banjir Landa Siantar

24 September 2025: Hujan deras di Sumatera Utara, Jawa Barat, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua. Angin kencang diprediksi melanda Aceh, NTT, Sulawesi Selatan.

25 September 2025: Hujan lebat di DKI Jakarta, Jawa Timur, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua.

Hingga kini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dari bencana di Pematangsiantar. Namun, puluhan rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur mengalami kerusakan. Pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan sambil menunggu keputusan terkait bantuan resmi. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini