Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Wagub Sumut Tekankan Pemda Perkuat Distribusi Beras, Kendalikan Inflasi Daerah

wagub sumut tekankan pemda perkuat distribusi beras, kendalikan inflasi daerah

Medan, Sinata.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Selasa (16/9/2025). Rakor dipimpin Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir yang menyoroti masih tingginya harga beras di sejumlah daerah.

Dalam arahannya, Tomsi meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar kenaikan harga beras dapat ditekan. Dari data yang disampaikan, di Sumut terdapat tiga wilayah yang mengalami lonjakan harga, yakni Kabupaten Nias Barat, Pakpak Bharat, dan Kota Binjai. Ia menekankan pentingnya memperluas distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar masyarakat di seluruh pelosok bisa merasakan manfaatnya.

Advertisement

Bulog pun diminta lebih proaktif bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menyalurkan beras SPHP. Menurut Tomsi, stok beras nasional dalam kondisi aman sehingga hambatan distribusi harus segera diatasi agar tidak memicu gejolak harga lebih besar.

Baca Juga  Pedagang di Kawasan Wisata Samosir Mengeluh karena Sepi Pembeli

Sementara itu, Kadiv Hubungan Kelembagaan Bulog, Epi Sulandri, menegaskan pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk memantau daerah-daerah yang mengalami kenaikan harga. Penyaluran beras SPHP dilakukan melalui pasar rakyat, ritel modern, serta jalur distribusi lainnya. Bulog juga terus berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna menyatukan langkah dalam menjaga stabilitas harga pangan.(SN7)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini