MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Wanita di Pematangsiantar Tewas Terserempet Kereta Api, Diduga Tak Den...
WA FB
Hukum & Peristiwa

Wanita di Pematangsiantar Tewas Terserempet Kereta Api, Diduga Tak Dengar Semboyan Masinis

J Editor : Jansen Siahaan | 22 Mar 2026 | 23:04 WIB
Wanita di Pematangsiantar Tewas Terserempet Kereta Api, Diduga Tak Dengar Semboyan Masinis
Jenazah korban di lokasi kejadian. (facebook)

Pematangsiantar, Sinata.id — Kecelakaan kereta api kembali terjadi di Kota Pematangsiantar. Seorang wanita bernama Masryati boru Manik (44) meninggal dunia setelah terserempet kereta api jurusan Siantar–Medan, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, dan sempat menghebohkan warga sekitar jalur rel.

Sejumlah warga berlarian menuju lokasi setelah mendengar suara benturan keras dari arah rel. Saat tiba di tempat kejadian, korban sudah tergeletak di dekat jalur kereta dalam kondisi tidak bernyawa.

“Awalnya kami mendengar suara kereta seperti biasa, kemudian terdengar teriakan warga. Saat kami melihat ke lokasi, korban sudah tergeletak di dekat rel,” ujar salah seorang warga.

Berdasarkan keterangan warga, korban diduga berada di sisi rel saat kereta api melintas dari arah Siantar menuju Medan. Dalam waktu singkat, tubuh korban tersenggol kereta hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.

Diduga Tidak Mendengar Semboyan Masinis

Petugas Polisi Khusus Kereta Api Pematangsiantar, Indra, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan terkait kejadian tersebut.

“Data lengkap belum tersedia. Saat ini baru identitas korban yang berhasil dihimpun,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Berdasarkan keterangan masinis dan warga setempat, korban diketahui berada di dekat jalur rel saat kereta melintas. Masinis disebut telah berulang kali membunyikan semboyan 35 sebagai tanda peringatan.

Namun, korban diduga tidak mendengar peringatan tersebut dan menganggap posisinya masih aman di tepi rel. Akibatnya, kereta tetap menyenggol tubuh korban hingga menyebabkan luka fatal.

Proses Evakuasi dan Penyelidikan

Usai kejadian, lokasi sempat dipadati warga yang ingin melihat langsung peristiwa tersebut. Petugas kepolisian bersama Polsuska kemudian datang untuk melakukan evakuasi.

Jenazah korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.

Korban diketahui merupakan warga Jalan Tongkol, Kelurahan Pardomuan. Hingga kini, petugas masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. (SN10)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.