MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Wali Kota Siantar Tinjau Dua Lokasi Kebakaran, Korban Terima Bantuan
WA FB
Berita

Wali Kota Siantar Tinjau Dua Lokasi Kebakaran, Korban Terima Bantuan

G Editor : Gunawan Purba | 08 Jan 2026 | 19:04 WIB
Wali Kota Siantar Tinjau Dua Lokasi Kebakaran, Korban Terima Bantuan
Wali Kota Pematangsiantar saat serahkan bantuan kepada korban kebakaran

Pematangsiantar, Sinata.id - Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi meninjau dua lokasi kebakaran di wilayah Kota Pematangsiantar, Kamis (08/02/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai wujud empati dan duka cita kepada para korban.

Lokasi pertama yang dikunjungi berada di Jalan Pergaulan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara. Kebakaran di kawasan ini terjadi pada Selasa (06/01/2026) dan menelan korban jiwa.

Selanjutnya, rombongan menuju lokasi kebakaran di Jalan Nias, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, yang terjadi pada Rabu (07/01/2026).

Di Jalan Pergaulan, Wesly menyampaikan belasungkawa. Bersama Ny Liswati, ia juga menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.

Sementara itu, di Jalan Nias, Wali Kota dan Ketua TP PKK menyerahkan bantuan serta dokumen kependudukan kepada pemilik rumah terdampak. Penyerahan tersebut turut disaksikan Camat Siantar Selatan, Henri Gunawan Purba, SH.

β€œSemoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban. Saya berharap keluarga yang terdampak diberi ketabahan dan kesabaran,” ujar Wesly.

Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang, SSTP, MSi menambahkan, Pemerintah Kota akan menyalurkan bantuan lanjutan sesuai arahan Wali Kota. Selain itu, dokumen kependudukan yang terdampak musibah juga segera diganti.

Sebagai informasi, kebakaran di Jalan Pergaulan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan mengakibatkan seorang lansia bernama F br Sirait (68) meninggal dunia.

Sementara kebakaran di Jalan Nias terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, diduga akibat korsleting listrik pada meteran. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp400 juta. (*)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.