Aktivitas gempa susulan masih terus dipantau dan berpotensi bertambah sesuai perkembangan kondisi geologi di lapangan.
Sebagai langkah antisipasi, seluruh pasien di RS Anutapura Palu sempat dievakuasi ke area terbuka. Pemerintah Kota Palu bersama BPBD dan tim teknis juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah jembatan yang dilaporkan mengalami keretakan.
Saat ini tenda darurat telah didirikan sebagai langkah kewaspadaan, sementara pasien rumah sakit secara bertahap kembali menempati ruang perawatan. Hingga saat ini Pemerintah Kota Palu belum menetapkan status keadaan darurat.
Di Kabupaten Poso, warga bersama aparat kepolisian melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang terdampak gempa.
BNPB Minta Warga Tetap Waspada
BNPB menyatakan BPBD Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Poso, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) masih melakukan kaji cepat dan pendataan dampak di wilayah terdampak.
Sejumlah kebutuhan mendesak yang telah teridentifikasi antara lain logistik penanggulangan bencana, terpal untuk bangunan yang rusak, serta tenda darurat di halaman RSUD Kabupaten Poso.
BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah setempat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.
Masyarakat juga diimbau menghindari bangunan yang mengalami kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang.
"Hingga saat ini proses pendataan dan kaji cepat masih berlangsung sehingga jumlah korban maupun kerusakan berpotensi berubah sesuai perkembangan di lapangan," kata Abdul Muhari selaku Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.