Jakarta, Sinata.id β Presiden Donald Trump resmi memperpanjang gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pada Senin (21/4/2026) malam waktu setempat. Keputusan ini diambil hanya beberapa jam sebelum masa gencatan yang telah berlangsung sejak 8 April itu berakhir.
Langkah tersebut disebut bertujuan memberi waktu tambahan bagi proses negosiasi damai yang dimediasi oleh Pakistan.
Alasan Perpanjangan
Trump menyatakan bahwa keputusan ini juga didorong oleh permintaan Pakistan sebagai mediator. Ia menilai perlu ada waktu lebih bagi pihak Iran untuk menyusun proposal negosiasi, terutama di tengah kondisi kepemimpinan internal yang disebutnya sedang βterpecahβ.
Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa militer AS tetap dalam kondisi siaga penuh meski gencatan diperpanjang.
Situasi Negosiasi
Perundingan yang direncanakan berlangsung di Islamabad kini berada dalam ketidakpastian. Bahkan, rencana kehadiran Wakil Presiden JD Vance ke Pakistan untuk menghadiri pembicaraan dilaporkan dibatalkan sambil menunggu proposal resmi dari Iran.
Di sisi lain, pengamanan di kawasan pemerintahan Islamabad diperketat oleh aparat bersenjata, meskipun jadwal pasti pertemuan belum diumumkan.
Latar Belakang Ketegangan
Sebelumnya, Trump sempat melontarkan ancaman keras terhadap Iran, termasuk opsi serangan militer jika Teheran menolak melanjutkan perundingan. Hal ini menambah tekanan dalam proses diplomasi yang sudah berlangsung selama dua pekan terakhir.(A07)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini