*Mengasihi Sesama sebagai Wujud Kasih kepada Tuhan*
Kasih kepada Tuhan Yesus harus tercermin secara nyata dalam relasi dengan sesama. Dalam 1 Yohanes 4:20 ditegaskan bahwa seseorang tidak dapat mengaku mengasihi Allah jika ia membenci saudaranya.
Yesus juga menekankan dalam Matius 25:40 bahwa setiap perbuatan kasih kepada sesama, khususnya kepada mereka yang lemah dan terpinggirkan, dipandang sebagai pelayanan langsung kepada-Nya.
Totalitas mengasihi Tuhan Yesus merupakan bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah dalam seluruh aspek kehidupan. Rasul Paulus merangkum prinsip ini dengan tegas dalam Filipi 1:21, βKarena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.β Kasih yang utuh kepada Kristus melahirkan kehidupan yang berpusat pada iman, ketaatan, dan pelayanan, serta menjadikan Yesus sebagai fondasi utama dalam setiap langkah dan keputusan hidup.
Di tengah dinamika dunia yang terus berubah, totalitas mengasihi Tuhan Yesus tetap menjadi panggilan iman yang relevan dan menentukan arah hidup orang percaya.( A27).
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.