Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Tetap Teguh, Jangan Tawar Hati dalam Perjalanan Hidup

tetap teguh, jangan tawar hati dalam perjalanan hidup
Pastor Dion Panomban.

Oleh: Pastor Dion Panomban

Abba Home Family – Jumat, 25 September 2025.

Advertisement

Dalam perjalanan hidup, seringkali kita berhadapan dengan kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan. Hal ini juga dialami oleh Yosua ketika memimpin bangsa Israel. Meski berulang kali bangsa itu memberontak, Tuhan mengajar Yosua untuk tetap teguh dan tidak tawar hati.

Kitab Amsal mengingatkan: “Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu” (Amsal 24:10). Saat hati kita tawar, semangat melemah, bahkan energi rohani seakan hilang. Iblis tahu prinsip ini, sebab hati yang patah dapat mengeringkan tulang dan melemahkan tubuh kita (Amsal 17:22).

Bahkan tokoh besar seperti Elia pernah merasa putus asa hingga ingin mati, dan Yohanes Pembaptis pun sempat meragukan Yesus sebagai Mesias. Hal ini menunjukkan bahwa setiap orang bisa mengalami masa tawar hati.

Baca Juga  Renungan Pagi Kristen Abba Home Family: Tinggal di Dalam Dia dan Berbuah dalam Hidup

Namun firman Tuhan dalam Yesaya 30:15-18 meneguhkan:

“Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.”

Sayangnya, banyak orang lebih mengandalkan kekuatan sendiri (ay. 16-17), padahal Tuhan sedang menantikan saat untuk menunjukkan kasih dan penyertaan-Nya (ay. 18).

Pertanyaan Perenungan

1. Kapan kita diselamatkan? (ay. 15)
2. Apa arti diam, tenang, dan bertobat? (ay. 15)
3. Mengapa banyak orang tidak mau mempraktikkannya? (ay. 15)
4. Apa yang sering dilakukan umat Tuhan? (ay. 16)
5. Apa maksud ayat 16 dan dampaknya? (ay. 17)
6. Apa yang Tuhan mau dari kita? (ay. 18)

Hidup ini penuh dengan kejutan dan tantangan. Jangan biarkan hati tawar melemahkan imanmu. Kekuatan sejati tidak terletak pada kecepatan kuda atau usaha manusia, melainkan pada hati yang diam, tenang, percaya, dan bertobat di hadapan Tuhan.

Baca Juga  Mengalahkan Mamon: Hidup Benar di Hadapan Tuhan

“Berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia!” (Yesaya 30:18b) syalom. (A27)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini