Ia juga meminta agar rencana ekspor dibahas secara mendalam di parlemen serta melibatkan para pemangku kepentingan guna meminimalkan risiko jangka panjang.
Dengan tekanan harga yang belum sepenuhnya reda dan disparitas yang nyata, Firman berharap reformasi kelembagaan serta kebijakan yang lebih adaptif dapat membangun sistem pangan yang adil dan berkelanjutan bagi Indonesia. (A18)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.