MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Tabungan Hari Tua Raib, Pedagang di Siantar Minta Polisi Bergerak Cepa...
WA FB
Pematangsiantar

Tabungan Hari Tua Raib, Pedagang di Siantar Minta Polisi Bergerak Cepat

G Editor : Gunawan Purba | 20 Jan 2026 | 15:17 WIB
Tabungan Hari Tua Raib, Pedagang di Siantar Minta Polisi Bergerak Cepat
Nurmi boru Purba

Pematangsiantar, Sinata.id - Harapan Nurmi boru Purba (62) untuk menikmati hari tua dengan tenang berubah menjadi duka. Pedagang asal Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun itu kehilangan uang dan perhiasan emas yang selama puluhan tahun ia kumpulkan dari hasil berjualan sayu di pinggir jalan.

Dengan suara bergetar, Nurmi meminta aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku pencurian yang menggasak harta bendanya. Permohonan itu ia sampaikan saat ditemui di lokasi jualannya di Jalan Patuan Nagari, Pematangsiantar, Selasa (20/1/2026).

β€œSaya mohon cepatlah ditangkap pelakunya. Kalau tidak, emas saya bisa dijual. Itu semua tabungan saya untuk masa tua,” ucap Nurmi sambil menahan tangis.

Perempuan yang memiliki lima anak dan tiga cucu itu menjelaskan, peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, seorang perempuan datang berpura-pura berbelanja jipang dan timun dengan nilai transaksi sekitar Rp28 ribu.

Menurut Nurmi, pelaku sengaja mengalihkan perhatiannya hingga lengah. Di saat itulah tas miliknya terbuka dan uang hasil jualan serta emas yang disimpan terpisah di dalam tas raib digondol. β€œDia buat saya sibuk. Saya tidak sadar tas sudah terbuka,” tuturnya lirih.

Nurmi menyebut pelaku menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam. Total kerugian yang dialaminya diperkirakan mencapai Rp101 juta.

Ia menegaskan, emas tersebut merupakan hasil jerih payahnya selama bertahun-tahun. Setiap hari, Nurmi berangkat berjualan sejak dini hari, tiba di lokasi sekitar pukul 01.30 WIB, dan baru pulang sekitar pukul 10.00 WIB.

β€œBiasanya emas itu saya simpan di rumah. Karena mau ke pesta, jadi saya bawa,” katanya.

Kini, Nurmi hanya berharap aparat penegak hukum segera bertindak agar pelaku dapat ditangkap dan hartanya bisa kembali. (SN14)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.