MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Stok Beras Melimpah, Pemerintah Diminta Perhatikan Masyarakat Rentan
WA FB
News

Stok Beras Melimpah, Pemerintah Diminta Perhatikan Masyarakat Rentan

G Editor : Gunawan Purba | 24 Feb 2026 | 15:27 WIB
Stok Beras Melimpah, Pemerintah Diminta Perhatikan Masyarakat Rentan
Stok beras melimpah

Jakarta, Sinata.id - Meski stok beras nasional kini melimpah, anggota Komisi IV DPR RI, Sulaeman L. Hamzah, menekankan pentingnya memastikan masyarakat miskin tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan.

Pernyataan itu disampaikan Sulaeman saat kunjungan kerja Komisi IV DPR ke Gudang Bulog Sukamaju di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (24/2/2026).

Sulaeman memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional atas keberhasilan mereka meningkatkan produksi beras hingga surplus, bahkan membuka peluang ekspor.

“Stok beras kita sudah berlipat-lipat, ada bahkan rencana ekspor. Ini niat yang baik,” ujar Sulaeman.

Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan itu tidak mengesampingkan kondisi sosial di lapangan. Menurutnya, masih banyak warga yang hanya bisa makan sekali sehari, dan hal ini harus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Produksi melimpah, stok banyak, tetapi masih ada anak bangsa yang makan sehari hanya sekali. Ini harus kita perhatikan bersama,” tegasnya.

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menambahkan, kebijakan pangan harus mampu menjamin distribusi tepat sasaran bagi masyarakat rentan, tanpa mengorbankan kesejahteraan petani.

Ia juga mengingatkan bahwa ekspor beras perlu memperhitungkan daya saing harga Indonesia di pasar global, karena biaya produksi di dalam negeri relatif lebih tinggi dibanding negara lain.

“Kalau kita produksi melimpah dan ingin ekspor, kita juga harus lihat apakah kita mampu bersaing dari sisi harga. Jangan sampai bicara hal yang sama terus tapi tidak pernah ada solusi nyata,” kata Sulaeman.

Dalam kunjungan tersebut, Sulaeman juga memuji kinerja Bulog Palembang yang melayani Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, meski ada kekhawatiran stok beras yang tersimpan hingga satu tahun bisa menimbulkan kerugian jika tidak segera disalurkan.

“Tadi kita lihat kondisi beras masih bagus, tapi dua sampai tiga bulan ke depan harus habis. Daripada rusak dan mubazir karena prosedur, lebih baik disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sulaeman menegaskan bahwa Komisi IV DPR akan terus mendorong kebijakan pangan yang seimbang, mengutamakan produksi dan stok, sekaligus memperhatikan kesejahteraan petani dan pemenuhan kebutuhan masyarakat kurang mampu. (A18)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.