MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Soal Unjuk Rasa Siswa, Kepala SMKN 3 Sibolga Minta Maaf ke Gubsu
WA FB
News

Soal Unjuk Rasa Siswa, Kepala SMKN 3 Sibolga Minta Maaf ke Gubsu

M Editor : Messi | 09 Oct 2025 | 09:27 WIB
Soal Unjuk Rasa Siswa, Kepala SMKN 3 Sibolga Minta Maaf ke Gubsu
Kepala SMSN3 Sibolga.

Tapteng, Sinada.id- Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Sibolga, Syafaruddin Siregar, menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Afif Nasution, Kepala Dinas Pendidikan Sumut, serta seluruh elemen masyarakat terkait insiden unjuk rasa siswa yang terjadi pada Senin (6/10/2025) lalu.

Aksi penyampaian aspirasi tersebut, yang semula diharapkan berjalan damai, justru berakhir ricuh dengan pembakaran ban.

β€œSaya memohon maaf atas kejadian ini. Saya juga sangat terkejut melihat aksi tersebut sampai membakar ban,” ujar Syafaruddin kepada awak media di ruangannya, Selasa (7/10/2025), mengungkapkan rasa penyesalannya. Lebih lanjut, Syafaruddin menjelaskan bahwa unjuk rasa tersebut dilatarbelakangi oleh lima poin tuntutan utama dari para siswa.

Tuntutan tersebut meliputi ketersediaan bahan praktikum kejuruan yang tidak memadai, minimnya pasokan air bersih, kondisi halaman sekolah yang kurang terawat, masuknya hewan ternak warga ke area sekolah, serta pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yang dinilai tidak maksimal.

Menanggapi tuntutan tersebut, Syafaruddin memberikan klarifikasi dan janji perbaikan.

β€œSoal air memang ada masalah dan sudah saya laporkan ke perusahaan air bersangkutan. Untuk bahan praktikum, sebenarnya sudah dialokasikan, namun memang ada keterlambatan dalam penyaluran dana BOS.

Sementara itu, guru bidang ekstrakurikuler telah kami berikan pembinaan,” jelasnya. Mengenai permasalahan ternak warga yang kerap masuk ke lingkungan sekolah, Syafaruddin mengakui bahwa hal itu disebabkan oleh area sekolah yang belum sepenuhnya dipagari.

β€œIni akan menjadi perhatian kami ke depan. Saya akan benahi secepatnya,” tegasnya.

Selain itu, Syafaruddin juga menyoroti kondisi fisik bangunan sekolah yang banyak mengalami kerusakan. Ia berharap agar SMKN 3 Sibolga, yang merupakan salah satu sekolah favorit, mendapatkan perhatian serius dari Kementerian terkait untuk revitalisasi gedung.

β€œUntuk perbaikan gedung sekolah, jika hanya mengandalkan dana BOS, itu sangat terbatas,” keluhnya.

Di lokasi terpisah, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdis) Wilayah X, Hotma Tarihoran, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama seluruh staf segera bergerak cepat ke lokasi kejadian saat unjuk rasa berlangsung.

Tujuannya adalah untuk mencairkan suasana dan mencegah tindakan anarkis yang lebih parah dari para siswa.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.