MENU
Banner SINATA.ID
Sidak Komisi II DPRD, Ternyata Siantar Kekurangan Guru Kelas dan Olah...
WA FB

Sidak Komisi II DPRD, Ternyata Siantar Kekurangan Guru Kelas dan Olah Raga

G Editor : Gunawan Purba 15 Jun 2026 | 22:25 WIB
Sidak Komisi II DPRD, Ternyata Siantar Kekurangan Guru Kelas dan Olah Raga
Sidak Komisi II DPRD di SMP Negeri 3 Siantar

Pematangsiantar, Sinata.id – Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SD Negeri 122390 dan SMP Negeri 3, Senin (15/6/2026. Kedua sekolah itu berada di Jalan Laguboti, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Dari sidak diketahui, ternyata Kota Pematangsiantar kekurangan tenaga guru. Dalam hal ini guru olah raga dan guru kelas. Setidaknya, kekurangan guru itu ditemukan di SD Negeri 122390 dan SMP Negeri 3.

Sekira pukul 10.30 WIB, Ketua Komisi II DPRD Pematangsiantar, Hendra Pardede bersama anggota Komisi II DPRD, Darson Rajagukguk tiba di SD Negeri 122390, lalu disusul anggota komisi lainnya Sabariah Harahap, Alfonso Sinaga dan Fahmi Siregar.

Kemudian, hadir juga Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, F Pakpahan bersama Kepala Seksi SD, Friado Damanik dan lainnya.

Usai meninjau ruang kelas dan berdialog singkat dengan siswa, pertemuan dengan Kepala SD Negeri 122390 Hotmaria Purba digelar di ruangan kepala sekolah, sekaligus perpustakaan sekolah.

Berbagai informasi pun diperoleh anggota dewan dari Hotmaria. Kata Hotmaria, untuk mengisi kekosongan, ia juga harus berperan sebagai guru kelas. Tepatnya sebagai Guru Kelas IVB pada SD yang dipimpinnya.

"Kalau bisa di tahun ajaran baru nanti, sudah adalah guru kelas dan guru olah raga," harap Hotmaria, lalu menambahkan kalau pihaknya sudah mengusulkan penambahan guru kelas dan olah raga tersebut ke Dinas Pendidikan.

Hal lain yang dibahas pertemuan itu terkait bantuan untuk siswa kurang mampu. Hendra Pardede menegaskan, di masa depan, agar jumlah bantuan untuk siswa kurang mampu dari APBD dapat ditingkatkan kuantitasnya.

"Aku rasa, dibuat saja setiap SD diberikan bantuan untuk 50 siswa. Cuma sekira (Rp) 2,5 miliarnya setahun. Karena kan, masih banyak siswa yang kurang mampu yang belum mendapat bantuan," tandasnya.

Sebelumnya Hotmaria menjelaskan, bahwa siswa SD Negeri 122390 yang mendapat bantuan hanya 12 orang. Dengan rincian, setiap kelas hanya 2 siswa yang mendapatkannya.

Lalu Friado memaparkan, bahwa siswa yang mendapat bantuan dari APBD Kota Pematangsiantar adalah siswa yang tidak menerima bantuan apapun dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.