MENU
Banner SINATA.ID
Seperti Apa Bintang Pertama di Alam Semesta? Ini Penjelasan NASA
WA FB
Sains & Teknologi

Seperti Apa Bintang Pertama di Alam Semesta? Ini Penjelasan NASA

J Editor : Jansen Siahaan | 13 Jun 2026 | 10:25 WIB
Seperti Apa Bintang Pertama di Alam Semesta? Ini Penjelasan NASA
Ilustrasi alam semesta. (shutterstock)

Selain itu, energi yang dipancarkan bintang pertama bisa mencapai satu juta kali lebih besar dibandingkan Matahari.

Sebagian besar energi tersebut dipancarkan dalam bentuk sinar ultraviolet berenergi tinggi yang berperan penting dalam mengakhiri periode "Dark Ages" atau Zaman Kegelapan kosmik setelah Big Bang.

Menjadi Penghasil Unsur Pembentuk Kehidupan

Para astronom meyakini bahwa unsur-unsur penting bagi kehidupan saat ini berasal dari kematian bintang generasi pertama. Bintang dengan massa sekitar 10 hingga 140 kali massa Matahari diperkirakan berakhir dalam ledakan supernova dahsyat yang menyebarkan unsur-unsur berat ke seluruh alam semesta.

Material tersebut kemudian menjadi bahan baku pembentukan generasi bintang berikutnya, planet, hingga munculnya kehidupan.

Sementara itu, bintang yang memiliki massa lebih besar diduga runtuh langsung menjadi lubang hitam raksasa. Sebagian ilmuwan bahkan menduga lubang hitam yang terbentuk dari bintang purba tersebut menjadi cikal bakal lubang hitam supermasif yang kini ditemukan di pusat banyak galaksi.

Hingga saat ini, belum ada Bintang Populasi III yang berhasil diamati secara langsung menggunakan teleskop. Meski demikian, para astronom terus mencari jejak keberadaannya melalui unsur-unsur berat yang ditemukan pada bintang generasi berikutnya, pengaruh radiasi terhadap gas purba alam semesta, serta keberadaan lubang hitam yang diduga terbentuk dari kematian bintang-bintang pertama tersebut.

Penelitian mengenai Bintang Populasi III menjadi salah satu kunci penting untuk memahami bagaimana alam semesta berevolusi dari kondisi sederhana setelah Big Bang hingga menjadi kosmos yang dipenuhi galaksi, bintang, planet, dan kehidupan seperti saat ini. (mi/A02)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.