MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Prabowo Tegaskan Eks Pimpinan BUMN Wajib Bertanggungjawab: Siap-siap D...
WA FB
Nasional

Prabowo Tegaskan Eks Pimpinan BUMN Wajib Bertanggungjawab: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan

G Editor : Gunawan Purba | 02 Feb 2026 | 17:28 WIB
Prabowo Tegaskan Eks Pimpinan BUMN Wajib Bertanggungjawab: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan
Presiden RI, Prabowo Subianto

Jakarta, Sinata.id - Presiden Prabowo Subianto menyoroti lemahnya pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di masa lalu yang dinilainya tidak efisien dan merugikan negara.

Ia menegaskan bahwa pemerintahannya kini tengah merapikan seluruh kekayaan negara melalui pembentukan BPI Danantara sebagai pengelola utama BUMN.

Dalam Rakornas Kepala Daerah 2026 di SICC Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Prabowo menjelaskan, seluruh manajemen BUMN yang tersebar kini terkonsolidasi dalam satu entitas dengan nilai aset mencapai US$ 1 triliun.

"Saya sudah menghimpun seluruh kekuatan milik negara dalam satu pengelolaan, nilainya US$ 1 triliun. Total lengkapnya US$ 1.040 miliar aset yang dikelola," kata Prabowo.

Ia menambahkan, sebelumnya pengelolaan BUMN terpecah di masing-masing perusahaan, sehingga pengawasan dan koordinasi menjadi sulit. Pembentukan Danantara dimaksudkan untuk merapikan struktur ini.

"Tadinya terpecah dalam 1.040 perusahaan. Bayangkan, siapa yang bisa mengelola 1.000 perusahaan? Ini jelas akal-akalan," tegasnya.

Prabowo menegaskan, pimpinan BUMN yang terbukti melakukan penyimpangan akan dimintai pertanggungjawaban. Ia memberi peringatan tegas bahwa jika ada yang menghindar, Kejaksaan Agung siap memanggil mereka.

"Saya katakan, pimpinan BUMN terdahulu yang harus bertanggung jawab jangan santai saja. Siap-siap dipanggil Kejaksaan," ujar Prabowo.

Ia menekankan bahwa pernyataannya bukan sekadar retorika. Presiden juga menegaskan dirinya tidak takut kepada siapa pun, kecuali kepada rakyat Indonesia dan Tuhan.

"Mereka mungkin mengejek saya hanya bisa bicara di podium. Oh ya? Tunggu saja panggilan. Jangan menantang saya! Saya hanya takut kepada rakyat dan Tuhan yang maha besar," tandasnya. (A18)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.