MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Polres Simalungun Terima 5 Laporan, PT TPL dan Warga Saling Mengadu
WA FB
News

Polres Simalungun Terima 5 Laporan, PT TPL dan Warga Saling Mengadu

G Editor : Gunawan Purba | 24 Sep 2025 | 18:44 WIB
Polres Simalungun Terima 5 Laporan, PT TPL dan Warga Saling Mengadu
Kapolres Simalungun (tengah) bersama Wakil Bupati Simalungun (kiri) dan Sekda Simalungun (kanan)

Simalungun, Sinata.id - Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menginformasikan, terkait konflik pada 22 September lalu, ada 5 pengaduan yang diterimanya. Dan pihaknya sudah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan.

Hal ini disampaikan Kapolres Simalungun saat diwawancarai awak media usai memfasilitasi masyarakat dengan PT TPL di Balei Harungguan Djabenten Damanik, Kantor Bupati Simalungun, Rabu 25 September 2025.

Ia menyebut, Polres Simalungun telah menerima 4 laporan dari masyarakat Lamtoras Sipahoras, Kecamatan Pematang Sidamanik, dan 1 laporan dari PT TPL.

"Dari TPL ada 1 laporan dan dari masyarakat Lamtoras ada 4 laporan yang kami terima. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan, kita sudah minta keterangan saksi yang ada di TKP," kata Kapolres

Ia menambahkan, pihaknya telah berjaga di akses masuk Lamtoras begitu juga di dalam perkampungan. "Kita sudah bangun sistem pengamanan, baik di pintu masuk yang dari ke Simpang Palang dan di Sidamanik. Kita juga menempatkan personel di lokasi konflik," tambahnya.

Perwira 2 Melati Emas ini mengatakan, bahwa Polda Sumatera Utara telah menurunkan 1 Kompi Brimob untuk mengantisipasi adanya benturan di Sipahoras.

"Bapak Kapolda sudah menurunkan 1 Kompol Brimob di lokasi. Kita pastikan bahwa sampai saat ini situasi di lokasi masih aman. Kita juga mendorong Pemkab Simalungun agar memberikan solusi agar permasalahan di Sipahoras ini tidak pernah lagi terjadi," ujarnya dihadapan awak media. (SN11)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.