MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Perang Kembali Memanas! Rusia Lanjutkan Serangan ke Ukraina Usai Genca...
WA FB
Berita

Perang Kembali Memanas! Rusia Lanjutkan Serangan ke Ukraina Usai Gencatan Senjata Paskah

N Editor : Nida | 14 Apr 2026 | 21:19 WIB
Perang Kembali Memanas! Rusia Lanjutkan Serangan ke Ukraina Usai Gencatan Senjata Paskah
Layanan Darurat Negara Ukraina di wilayah Odesa (Reuters)

Rusia, Sinata.id - Ketegangan dalam konflik Perang Rusia-Ukraina kembali meningkat setelah berakhirnya gencatan senjata Paskah. Rusia dilaporkan langsung melanjutkan operasi militernya, memicu saling tuding pelanggaran antara kedua pihak.

Melalui pernyataan resmi, Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa operasi militer kembali berjalan normal setelah jeda kemanusiaan tersebut berakhir. Mereka menyebut langkah ini sebagai kelanjutan dari “operasi militer khusus” di wilayah Ukraina.

Dalam laporannya, Rusia mengklaim telah mencatat lebih dari 6.500 pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh pasukan Ukraina. Serangan tersebut disebut menargetkan posisi militer hingga area sipil di wilayah perbatasan seperti Belgorod dan Kursk.

Namun, Rusia juga menegaskan bahwa pihaknya telah mematuhi gencatan senjata selama periode yang disepakati, yakni dari 11 hingga 12 April. Selama waktu itu, pasukan disebut tetap berada di posisi tanpa melakukan ofensif.

Di sisi lain, Ukraina memberikan laporan berbeda. Mereka juga menuduh Rusia melakukan ribuan pelanggaran, terutama di sepanjang garis depan. Aktivitas drone dan serangan artileri disebut masih terjadi, meskipun tidak ada serangan besar menggunakan rudal atau bom luncur selama masa jeda.

Upaya untuk memperpanjang gencatan senjata pun gagal. Ukraina mengusulkan perpanjangan demi mengurangi eskalasi, namun ditolak oleh Kremlin yang menegaskan bahwa jeda tersebut hanya bersifat sementara untuk kepentingan kemanusiaan saat perayaan keagamaan.

Situasi semakin memanas setelah Ukraina melancarkan serangan drone ke wilayah Rusia. Targetnya adalah sebuah pabrik kimia di Cherepovets, sekitar 400 kilometer di utara Moskow. Serangan ini diklaim menargetkan fasilitas produksi bahan kimia seperti amonia dan amonium nitrat yang berpotensi digunakan dalam pembuatan bahan peledak.

Serangan tersebut dikonfirmasi oleh pejabat lokal Rusia, meski disebut tidak menimbulkan ancaman serius bagi warga sekitar. Sementara itu, pihak Ukraina menyatakan operasi ini sebagai bagian dari strategi militer mereka pasca gencatan senjata.

Dengan berakhirnya jeda Paskah, kedua negara kini kembali terlibat dalam intensitas konflik yang tinggi. Serangan drone jarak jauh dan aktivitas militer di garis depan menjadi indikasi bahwa perang masih jauh dari kata usai, dan peluang untuk gencatan senjata jangka panjang masih belum terlihat.(A07)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.