Jakarta, Sinata.id β Anggota DPR RI Adang Daradjatun menekankan bahwa ibu memiliki posisi sentral dalam keluarga yang berpengaruh besar terhadap kekuatan sosial masyarakat secara luas.
Ia menilai peran ibu sangat menentukan dalam menanamkan nilai moral, membentuk karakter, serta menyiapkan kualitas generasi masa depan.
Momentum peringatan Hari Ibu dimanfaatkan Adang untuk mengingatkan berbagai tantangan yang kini dihadapi para ibu, terutama di era digital yang menuntut kemampuan beradaptasi tinggi, peran berlapis, serta kesiapan fisik dan mental.
Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diimbangi dengan kebijakan publik yang memberikan perlindungan dan penguatan terhadap keluarga.
βIbu yang memiliki kesehatan fisik, mental, dan spiritual yang baik akan melahirkan keluarga yang tangguh. Jika keluarga kuat, maka stabilitas sosial masyarakat juga akan terjaga,β ungkap Adang Daradjatun pada kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2024β2025 di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.
Reses tersebut merupakan bagian dari kewajiban konstitusional anggota DPR RI untuk mendengar langsung aspirasi warga di daerah pemilihan.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan kehadiran tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur Polsek dan Koramil, pengurus RT/RW, serta warga setempat.
Dalam dialog yang berlangsung, warga menyampaikan sejumlah masukan terkait isu keamanan lingkungan, kualitas pelayanan publik, hingga persoalan sosial di masyarakat.
Seluruh aspirasi tersebut dicatat untuk ditindaklanjuti sesuai peran DPR RI dalam bidang legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
Melalui reses ini, politisi Fraksi PKS tersebut berharap terbangun kerja sama yang semakin solid antara masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah demi menciptakan lingkungan Jakarta Utara yang aman, tertib, dan sejahtera. (*)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.