Asahan, Sinata.id – Pelantikan pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) Kabupaten Asahan periode 2025-2029 berlangsung penuh khidmat dan sarat makna.
Momen pelantikan tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga sebagai bentuk komitmen menjaga nilai budaya, serta mempererat persatuan di tengah masyarakat yang beragam.
Pelantikan mengusung tema “Tabagsel Sahabat Semua Etnis, Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman”. Hadir di pelantikan, salah satunya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mohammad Azmy Ismail.
Turut hadir anggota DPR RI Ansori Siregar, sejumlah DPRD Sumatera Utara dan Asahan, unsur Polres Asahan, Kodim 0208/Asahan, tokoh agama, tokoh adat, hingga perwakilan lintas etnis.
Ketua Lembaga Adat Dalihan Natolu Tabagsel Kabupaten Asahan, Nauli Parlaungan Siregar, dalam sambutannya menyampaikan ungkapan syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan memperkuat solidaritas antaranggota, menyusun program kerja yang konkret, serta terus melestarikan nilai-nilai adat di tengah arus perkembangan zaman.
Lembaga adat yang telah berdiri sejak 2008 itu merupakan warisan berharga dari para pendahulu yang harus dijaga keberlangsungannya.
“Kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memastikan adat tetap relevan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mohammad Azmy Ismail mengatakan, keberadaan lembaga adat merupakan mitra penting dalam pembangunan daerah.
Pemerintah berkomitmen mendukung peran organisasi adat, baik dalam pelestarian budaya maupun kontribusi di bidang sosial dan kemasyarakatan, katanya
“Lembaga adat juga diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas, memperkuat toleransi, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah” ujar Mohamad Azmi
Pelantikan, sebutnya, juga menjadi ajakan terbuka bagi seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar Tabagsel di Asahan, untuk terus mempererat sinergi lintas etnis. Semangat gotong royong dan kebersamaan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan daerah yang aman, harmonis, dan berkelanjutan.
Dengan semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan optimis visi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan dapat tercapai melalui kolaborasi semua pihak. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini