Jakarta, Sinata.id - Anggota Komisi VI DPR RI, Iskandar mengingatkan pentingnya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan menjelang meningkatnya permintaan masyarakat pada periode Hari Raya Idulfitri.
Hal itu disampaikannya saat mengikuti agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI di Semarang, Jawa Tengah, Jumat lalu.
Dalam pertemuan bersama Perum Bulog dan ID Food, Iskandar menerima laporan bahwa stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Cadangan beras yang tersedia diperkirakan mencapai sekitar 4 juta ton.
Menurutnya, jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam dua hingga tiga bulan ke depan.
βStok beras yang tersedia sekitar 4 juta ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga dua sampai tiga bulan ke depan,β kata Iskandar.
Meski demikian, ia menilai peningkatan permintaan pangan di sejumlah daerah, termasuk Jawa Tengah, berpotensi memicu kenaikan harga beberapa komoditas.
Iskandar menekankan bahwa potensi kenaikan harga pangan harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan tekanan inflasi yang dapat membebani masyarakat.
βKenaikan harga pangan harus diantisipasi. Dalam kondisi ekonomi yang menantang, kenaikan harga sekecil apa pun secara psikologis bisa mempengaruhi masyarakat,β ujarnya.
Karena itu, ia mendorong BUMN sektor pangan untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar serta harga tetap stabil di berbagai wilayah. (A18)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.