Momentum akhirnya datang untuk City pada menit ke-72. Serangan balik cepat dimulai oleh Haaland yang bergerak dari sisi kanan sebelum mengirim umpan tarik ke kotak penalti. Semenyo yang bergerak di depan bek Chelsea menyambut bola dengan sontekan tumit cantik yang gagal dibendung Robert Sanchez.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan.
Chelsea mencoba membalas di sisa waktu pertandingan. Enzo Fernandez hampir menyamakan kedudukan lewat sontekan jarak dekat, sementara Liam Delap gagal memanfaatkan peluang emas di masa injury time.
Di sisi lain, City justru nyaris menggandakan keunggulan setelah tembakan silang Matheus Nunes membentur tiang gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Darren England, skor 1-0 untuk Manchester City tetap bertahan.
Kemenangan ini menjadi gelar FA Cup terbaru bagi tim asuhan Pep Guardiola sekaligus trofi ke-20 Guardiola bersama Manchester City. Gelar ini juga mengakhiri kegagalan City di dua final FA Cup sebelumnya setelah kalah dari Manchester United pada 2024 dan Crystal Palace pada 2025. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini