Hal ini menunjukkan bahwa hubungan dengan Kristus tidak bergantung pada penglihatan, melainkan pada iman yang hidup serta pengalaman pribadi akan kasih-Nya.
Kebangkitan Yesus Kristus bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan kuasa yang terus bekerja untuk memulihkan, menguatkan, dan memberikan pengharapan bagi setiap orang percaya hingga saat ini.
Di tengah berbagai pencobaan hidup, iman yang teguh kepada Kristus akan menghasilkan kemurnian, keteguhan, serta sukacita sejati. Tetaplah berpegang pada kasih-Nya, sebab di dalam Kristus tidak ada kegagalan yang tidak dapat dipulihkan, dan tidak ada kehidupan yang terlalu hancur untuk dijamah oleh kuasa kasih Allah. (A27)
Β
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.