MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Kronologi Kecelakaan di Rambung Merah Terungkap, Kondektur Truk Bantah...
WA FB
Berita

Kronologi Kecelakaan di Rambung Merah Terungkap, Kondektur Truk Bantah Kabur

G Editor : Gunawan Purba | 14 Apr 2026 | 22:35 WIB
Kronologi Kecelakaan di Rambung Merah Terungkap, Kondektur Truk Bantah Kabur
Korban tabrakan saat berada di rumah sakit

Pematangsiantar, Sinata.id - Kasus kecelakaan lalu lintas antara truk cold diesel bermuatan semangka dan sepeda motor di kawasan Simpang Rambung Merah, Kota Pematangsiantar, mulai menemukan titik terang.

Keterangan terbaru disampaikan Dikdo, kondektur truk yang berada di lokasi saat insiden terjadi. Ia menjelaskan kronologi kejadian sekaligus menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, truk yang ditumpanginya melaju dari arah Medan menuju Sidikalang. Setibanya di persimpangan Rambung Merah, kendaraan tersebut berhenti karena lampu lalu lintas masih berwarna merah.

β€œSetelah lampu berubah hijau, truk mulai berjalan. Tiba-tiba dari arah Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Medan muncul sepeda motor,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Dikdo menduga pengendara sepeda motor menerobos lampu merah hingga akhirnya menabrak bagian belakang truk.

Ia juga membantah anggapan bahwa pihaknya melarikan diri usai kejadian. Menurutnya, setelah insiden terjadi, mereka langsung melapor ke Unit Laka Lantas Polres Pematangsiantar dan memastikan kondisi korban di rumah sakit.

β€œSetelah kejadian kami langsung melapor dan menjenguk korban,” katanya.

Dikdo menambahkan, rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi diyakini dapat mengungkap kejadian secara jelas.

Sementara itu, korban diketahui bernama Bastian Manalu (19), mahasiswa Universitas HKBP Nommensen. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Murni Teguh Pematangsiantar akibat luka yang dialami.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di dekat Tugu Dayok Mirah tersebut menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas, khususnya di kawasan persimpangan yang padat dan rawan kecelakaan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan melalui olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (SN10)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.