“Atas nama pemerintah daerah, kami mengapresiasi kerja KONI. Sinergi ini harus terus diperkuat agar prestasi olahraga Labuhanbatu bisa ditingkatkan secara berkelanjutan,” ucap Jamri.
Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet usia muda sebagai investasi jangka panjang. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Jamri berharap seluruh program yang dirancang dapat dijalankan secara efektif dan tepat sasaran demi menjaga kesinambungan prestasi.
Rakerkab kemudian dilanjutkan dengan pembahasan rinci program kerja KONI Labuhanbatu tahun 2026 serta evaluasi pembinaan atlet. Dalam forum tersebut, KONI Labuhanbatu juga menerima pengajuan dua cabang olahraga baru—IBCA MMA dan Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI)—untuk bergabung sebagai anggota resmi KONI Kabupaten Labuhanbatu.
Langkah itu menandai upaya pembukaan ruang yang lebih luas bagi pengembangan prestasi olahraga daerah menuju level yang lebih kompetitif. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.