Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hiburan

Kisah Putri Jepang Mako Komuro: Lepas Gelar, Pilih Hidup Sederhana di New York

kisah putri jepang mako komuro: lepas gelar, pilih hidup sederhana di new york
Kei Komuro dan Mako Komuro(Doc Asashi)

Tokyo, Sinata.id – Kehidupan keluarga kekaisaran Jepang selama ini identik dengan protokol ketat, kemewahan, dan tradisi yang dijaga turun-temurun. Namun, semua itu berubah bagi Mako Komuro, yang memilih jalan berbeda setelah menikah dengan pria non-bangsawan, Kei Komuro.

Keputusan tersebut membuat Mako harus melepaskan gelar kerajaannya pada Oktober 2021, sesuai aturan dalam Hukum Rumah Tangga Kekaisaran Jepang yang mewajibkan perempuan kerajaan keluar dari status bangsawan jika menikah dengan rakyat biasa.

Advertisement

Langkah ini menjadi sorotan luas, terutama karena Mako juga menolak tunjangan pemerintah sebesar 150 juta yen atau sekitar Rp15,6 miliar—hak yang biasanya diterima anggota kerajaan yang keluar dari istana. Ia pun tercatat sebagai anggota keluarga kekaisaran pertama sejak Perang Dunia II yang menolak fasilitas tersebut.

Baca Juga  Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat, Ini Fakta Lengkap Kasus dan Kewajibannya

Kehidupan Baru di New York

Setelah meninggalkan Jepang, pasangan ini memulai hidup baru di New York City, Amerika Serikat. Jauh dari kemewahan istana, Mako kini menjalani kehidupan yang lebih sederhana dan mandiri.

Mereka tinggal di apartemen satu kamar di kawasan Hell’s Kitchen Manhattan. Tanpa pengawalan khusus, Mako kerap terlihat beraktivitas seperti warga biasa—berbelanja kebutuhan harian hingga berjalan kaki di jalanan kota.

Dengan latar belakang pendidikan di bidang seni dan warisan budaya, Mako juga dikabarkan terlibat dalam kegiatan sukarela di Metropolitan Museum of Art, membantu kurasi pameran seni Asia.

Tantangan dan Pilihan Hidup

Perjalanan hidup pasangan ini tidak sepenuhnya mulus. Sebelum berkarier sebagai pengacara di Amerika Serikat, Kei Komuro harus melalui beberapa kali ujian advokat. Selama masa tersebut, keduanya tetap menjadi perhatian media internasional.

Baca Juga  Agak Laen 2 Menelanjangi Kebiasaan Mudahnya Percaya Penampilan

Meski begitu, kehidupan baru ini memberi Mako ruang untuk menjalani peran sebagai individu biasa—bukan lagi simbol negara, melainkan seorang istri yang membangun masa depan bersama pasangannya.

Bagi banyak pengamat, kisah Mako menjadi simbol keberanian memilih kebebasan pribadi di tengah kuatnya tradisi. Ia menunjukkan bahwa di balik kemegahan kerajaan, terdapat keinginan sederhana untuk menentukan jalan hidup sendiri.(A07)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini