Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief Assegaf, Bertemu di Bangku Kuliah, Sampai Ajal Memisahkan

kisah cinta najwa shihab dan ibrahim, sebuah perjalanan panjang yang dimulai sejak masa kuliah mereka di universitas indonesia (ui).
Kisah cinta Najwa Shihab dan Ibrahim, sebuah perjalanan panjang yang dimulai sejak masa kuliah mereka di Universitas Indonesia (UI).

Jakarta, Sinata.idJurnalis kenamaan Najwa Shihab tengah berduka atas kepergian sang suami, Ibrahim Sjarief Assegaf, yang meninggal dunia pada Selasa, 20 Mei 2025, di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), Jakarta Timur. Almarhum diketahui sempat mengalami pendarahan otak yang menyebabkan stroke, sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.

Di balik kabar duka tersebut, tersimpan kisah cinta yang mendalam antara Najwa dan Ibrahim—sebuah perjalanan panjang yang dimulai sejak masa kuliah mereka di Universitas Indonesia (UI). Pertemuan pertama terjadi ketika Najwa masih menjadi mahasiswa baru, sementara Ibrahim merupakan kakak tingkatnya.

Advertisement

Interaksi keduanya bermula dari aktivitas akademis dan organisasi kampus, yang kemudian berkembang menjadi kedekatan emosional. Cinta mereka tumbuh semakin kuat usai mengikuti program pertukaran pelajar ke luar negeri. Hubungan itu pun berlanjut ke jenjang pernikahan pada tahun 1997, meski saat itu Najwa masih berstatus sebagai mahasiswi.

Baca Juga  Sosok Ibrahim Sjarief Assegaf, Suami Najwa Shihab Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Dalam sebuah wawancara podcast bersama publik figur Ashanty, Najwa sempat mengenang masa itu dengan penuh kehangatan. Ia mengaku bahwa keputusan untuk menikah muda dilandasi oleh keyakinan terhadap sosok Ibrahim yang dinilainya sebagai pasangan yang tepat. “Saya menikah di usia 20 tahun. Waktu itu masih kuliah. Tapi saya merasa sudah menemukan orang yang saya percaya,” ujar Najwa sambil tersenyum.

Orang tuanya pun memberikan restu dengan satu syarat: pendidikan harus tetap dituntaskan. Najwa menepati janji tersebut, menyelesaikan pendidikan sarjananya sebelum melanjutkan studi magister di Columbia University, New York, dan meraih gelar Master of Arts in Journalism.

Pada awal pernikahan, mereka harus menjalani hubungan jarak jauh. Ibrahim mengikuti program magang di Amerika Serikat, sementara Najwa tetap berada di Indonesia untuk menyelesaikan kuliah. Meski berjauhan secara fisik, komunikasi dan komitmen mereka tetap terjaga erat.

Baca Juga  Kegiatan BI Perwakilan Pematangsiantar di Balikpapan Disorot, Dinilai Tidak Sejalan dengan Efisiensi Anggaran

Pasangan ini dikaruniai dua anak, yakni Izzat Ibrahim Assegaf dan Namiyah Assegaf. Sayangnya, sang putri, Namiyah, meninggal dunia hanya beberapa jam setelah dilahirkan—sebuah kehilangan yang menambah kedalaman kisah hidup keluarga kecil ini.

Selama hampir tiga dekade membangun rumah tangga, Najwa dan Ibrahim dikenal sebagai pasangan yang harmonis dan saling mendukung dalam setiap langkah kehidupan. Kepergian Ibrahim tentu menjadi duka yang mendalam, bukan hanya bagi Najwa Shihab dan keluarganya, namun juga bagi banyak pihak yang mengenal dan menghargai sosok almarhum. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini