Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Khamenei Sebut Israel Tinggal Hitungan Hari, Iran Mulai Operasi Nasr

khamenei sebut israel tinggal hitungan hari, iran mulai operasi nasr
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei (tengah). (afp)

Teheran, Sinata.id – Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengeluarkan peringatan keras terhadap Israel di tengah meningkatnya ketegangan militer antara kedua negara.

Dalam pernyataannya, Khamenei menyebut Israel hanya memiliki sedikit waktu sebelum menghadapi kehancuran akibat serangan balasan Iran. Pernyataan tersebut disampaikan setelah saling serang antara Iran dan Israel kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Advertisement

“Rezim Zionis yang rapuh hanya memiliki beberapa hari lagi,” kata Khamenei dalam pernyataan yang dikutip media internasional.

Ketegangan meningkat setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel utara sebagai respons atas serangan udara Israel di Lebanon selatan. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan serangan itu dilakukan sebagai balasan atas jatuhnya korban sipil dan kerusakan yang terjadi di wilayah Tyre dan Nabatieh.

Baca Juga  Penerbangan Ngurah Rai Bali Terganggu, Rute ke Timur Tengah Ditunda

IRGC memperingatkan bahwa respons Iran akan diperluas apabila Israel kembali melancarkan operasi militer di Lebanon. Menurut pernyataan mereka, sasaran berikutnya dapat mencakup berbagai target yang terkait dengan kepentingan Israel dan sekutunya di kawasan.

Israel Balas Serang Iran

Sebagai balasan, militer Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah target di Iran. Ledakan dilaporkan terjadi di Teheran, Isfahan, dan Tabriz, sementara Israel mengklaim telah menyerang fasilitas militer dan infrastruktur yang berkaitan dengan program persenjataan Iran.

Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter, mengatakan serangan tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan rudal Iran terhadap wilayah Israel.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tetap melanjutkan operasi militer meskipun sebelumnya mendapat dorongan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menahan diri demi menjaga proses diplomasi yang sedang berlangsung.

Baca Juga  Tegaskan Serang Iran Murni Keputusannya, Trump: Bukan Israel Paksa Kami

Operasi Nasr Dimulai

Pada Senin (8/6/2026), IRGC mengumumkan dimulainya kampanye militer bertajuk “Operasi Nasr”. Dalam operasi tersebut, Iran mengklaim menargetkan pangkalan udara strategis Israel, termasuk Nevatim dan Tel Nof, menggunakan rudal balistik dan drone tempur.

IRGC menyatakan gelombang serangan rudal dan drone akan terus berlanjut selama tujuh hari ke depan sebagai bentuk tekanan terhadap Israel agar menghentikan operasi militernya di kawasan.

Di sisi lain, sirene peringatan serangan udara kembali berbunyi di sejumlah wilayah Israel, termasuk Tel Aviv dan Haifa, setelah militer mendeteksi peluncuran rudal dari Iran. Sistem pertahanan udara Israel dilaporkan berhasil mencegat sebagian besar proyektil yang masuk dan hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat serangan terbaru tersebut.

Baca Juga  Ribuan Pemukim Israel Masuk Kompleks Masjid Al-Aqsa dalam Sebulan

Eskalasi terbaru ini meningkatkan kekhawatiran komunitas internasional terhadap potensi meluasnya konflik di Timur Tengah, terutama setelah kedua negara kembali terlibat dalam konfrontasi langsung pascagencatan senjata yang diumumkan pada April lalu. (A02)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini