MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Kecelakaan di Masa Mudik Lebaran Menurun, Keselamatan Meningkat
WA FB
Nasional

Kecelakaan di Masa Mudik Lebaran Menurun, Keselamatan Meningkat

G Editor : Gunawan Purba | 23 Mar 2026 | 18:17 WIB
Kecelakaan di Masa Mudik Lebaran Menurun, Keselamatan Meningkat
Ilustrasi

Jakarta, Sinata.id - Jasa Raharja mencatat tren positif selama periode mudik Lebaran 2026. Jumlah kecelakaan lalu lintas dilaporkan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Data selama masa Siaga Lebaran pada 13 hingga 22 Maret 2026 menunjukkan total kecelakaan sebanyak 2.119 kejadian. Angka tersebut turun sekitar 2 persen dari periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 2.179 kejadian.

Penurunan juga terlihat pada jumlah korban. Total korban kecelakaan tercatat 3.597 orang, lebih rendah dibandingkan 3.684 orang pada tahun sebelumnya.

Penurunan paling signifikan terjadi pada korban meninggal dunia. Tercatat sebanyak 190 orang, atau turun sekitar 28 persen dibandingkan 266 korban pada tahun lalu.

Sementara itu, jumlah korban luka-luka mencapai 3.407 orang, relatif stabil dengan penurunan tipis.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyebut tren positif ini dipengaruhi sejumlah faktor.

Salah satunya adalah penguatan rekayasa lalu lintas yang dilakukan Korlantas Polri, termasuk pengaturan arus mudik yang lebih merata.

Kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere juga dinilai membantu mengurangi penumpukan kendaraan di waktu tertentu.

Selain itu, kesiapan infrastruktur turut berperan dalam menekan angka kecelakaan, baik di jalan tol maupun arteri.

Ketersediaan rest area dan pos pelayanan terpadu dinilai membantu pengemudi beristirahat sehingga mengurangi risiko kelelahan selama perjalanan.

Awaluddin juga menyoroti meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara secara tertib dan lebih berhati-hati.

Meski demikian, kecelakaan masih didominasi kendaraan roda dua. Faktor kelelahan dan kurangnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan, seperti menjaga jarak aman, menjadi penyebab utama.

Jasa Raharja mengingatkan agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, terutama di masa arus balik yang masih berlangsung. (A18)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.