Padangsidimpuan, Sinata.id — Polres Padangsidimpuan menggelar simulasi sistem pengamanan markas komando (sispam mako), Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Mapolres, Jalan Sisingamangaraja, ini difokuskan pada kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, termasuk skenario unjuk rasa yang berujung eskalasi.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Wira Prayatna, memimpin langsung kegiatan tersebut yang melibatkan seluruh personel, baik dari satuan fungsi operasional maupun pendukung.
Simulasi diawali dengan apel dan pengecekan pasukan, kemudian dilanjutkan dengan penempatan personel di sejumlah titik strategis, seperti pintu masuk, pos penjagaan, dan area rawan.
Dalam skenario latihan, massa aksi mendatangi Mapolres untuk menyampaikan aspirasi. Tim negosiator diterjunkan guna meredam situasi secara persuasif. Namun, ketika massa mulai menunjukkan potensi gangguan, pasukan pengendali massa (Dalmas) dikerahkan sesuai prosedur.
Petugas juga mempraktikkan pengamanan objek vital, pengawasan internal, serta rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi guna menjaga kelancaran arus kendaraan.
Selain itu, simulasi mencakup penanganan kondisi darurat, seperti potensi kebakaran dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Kapolres menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bagian dari upaya menguji kesiapan personel, sarana, serta koordinasi lintas fungsi dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Penanganan harus dilakukan secara profesional, humanis, dan proporsional,” ujarnya.
Simulasi ditutup dengan konsolidasi dan evaluasi untuk mengidentifikasi kekuatan serta kekurangan dalam pelaksanaan pengamanan. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan terkendali.
Latihan ini juga menjadi langkah antisipatif menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), yang kerap diwarnai peningkatan aktivitas unjuk rasa di berbagai daerah. (SN18)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini