Jakarta, Sinata.id – Prabowo Subianto sudah melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Usai pelantikan, Said Iqbal menyatakan akan segera menyampaikan laporan, saran, serta analisis kebijakan kepada Presiden melalui koordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara.
Menurutnya, salah satu isu utama yang akan menjadi perhatian adalah target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan pemerintah.
Ia menilai pertumbuhan ekonomi harus diiringi dengan pemerataan kesejahteraan dan kesempatan bagi seluruh masyarakat.
“Pertumbuhan itu harus diimbangi dengan redistribusi kekayaan yang merata, kesetaraan kesempatan, setiap orang punya kesempatan. Kalau bahasa kami yang sederhana, kau boleh kaya, tapi jangan miskinkan kami,” kata Said Iqbal dikutip Selasa (9/6/2026).
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) itu menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan buruh akan menjadi fokus utama dalam tugas barunya.
Menurutnya, kesejahteraan pekerja tidak hanya diukur dari besaran upah, tetapi juga mencakup kepastian kerja, kepastian pendapatan, dan jaminan sosial.
“Tiga hal inilah yang akan kami fokuskan, memberikan saran-saran, pendapat, dan analisis kebijakan kepada Presiden terkait dengan kesejahteraan buruh,” ujarnya.
Selain itu, Said Iqbal juga berkomitmen untuk mendorong kebijakan mengenai upah layak bagi pekerja serta memperkuat perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia yang masih menghadapi berbagai tantangan di luar negeri.
Ia mengatakan berbagai gagasan dan rekomendasi kebijakan tersebut akan disampaikan langsung kepada Presiden sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.
“Hal-hal ini yang akan kami sampaikan kepada Bapak Presiden dalam bentuk saran, pendapat, gagasan, dan menganalisis kebijakan. Tentu saya akan mendatangi beberapa menteri untuk mendiskusikan,” katanya. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini