Los Angeles, Sinata.id – Timnas Iran dua kali berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Timnas Selandia Baru pada laga Grup G Piala Dunia di Los Angeles.
Selandia Baru memulai pertandingan dengan sempurna. Penyerang Motherwell, Elijah Just, membawa timnya unggul lebih dulu setelah memanfaatkan umpan dari Chris Wood dan melepaskan tendangan setengah voli yang gagal dihentikan kiper Iran.
Meski sempat tertinggal, Iran perlahan mengambil alih jalannya pertandingan. Momentum berbalik setelah jeda hidrasi pada pertengahan babak pertama.
Bek sayap Ramin Rezaeian sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui penyelesaian cerdik yang melewati penjaga gawang Selandia Baru, Max Crocombe.
Sebelum gol tersebut tercipta, striker andalan Iran Mehdi Taremi nyaris mencetak gol ketika tendangannya dari luar kotak penalti membentur tiang gawang. Iran bahkan sempat mencetak gol kedua, namun dianulir karena offside.
Pada babak kedua, Selandia Baru kembali memimpin. Kombinasi apik antara Elijah Just dan Chris Wood kembali membuahkan hasil.
Just mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini setelah mengangkat bola melewati kiper Iran, Alireza Beiranvand, untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Iran kembali menyamakan kedudukan melalui Mohammad Mohebbi yang menyambut umpan silang Rezaeian dengan sundulan terarah yang masuk setelah membentur tiang gawang bagian dalam.
Kedua tim terus berusaha mencari gol kemenangan hingga akhir pertandingan. Iran mencatatkan 17 tembakan sepanjang laga, sementara Selandia Baru melepaskan 14 percobaan. Meski begitu, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan pertandingan berakhir dengan skor 2-2.
Penampilan gemilang Rezaeian membuatnya terpilih sebagai Pemain Terbaik Pertandingan berkat kontribusinya berupa satu gol dan satu assist.
Hasil ini membuat persaingan di Grup G semakin ketat. Sebelumnya, Belgia dan Mesir juga bermain imbang 1-1, sehingga seluruh tim di grup tersebut sama-sama mengoleksi satu poin setelah pertandingan pertama.
Selain aksi di lapangan, laga ini juga mendapat perhatian karena situasi politik yang mengiringi persiapan Iran menuju turnamen.
Namun begitu peluit kick-off dibunyikan, fokus sepenuhnya tertuju pada pertandingan yang berlangsung menarik dan penuh intensitas hingga menit terakhir. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.