MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
IHSG Melonjak 7,47 Persen, OJK Sebut Kepercayaan Investor Mulai Pulih
WA FB
Ekonomi & Bisnis

IHSG Melonjak 7,47 Persen, OJK Sebut Kepercayaan Investor Mulai Pulih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa

T Editor : Tigor Munthe | 10 Jun 2026 | 19:00 WIB
IHSG Melonjak 7,47 Persen, OJK Sebut Kepercayaan Investor Mulai Pulih
IHSG melonjak 7,47 persen, OJK sebut kepercayaan investor mulai pulih. (Foto: InfoPublik)

Jakarta, Sinata.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa (9/6/2026). Setelah mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir, IHSG berhasil rebound dan ditutup melonjak 7,47 persen ke level 5.746,64.

Penguatan tajam tersebut menandai kembalinya optimisme pelaku pasar terhadap kondisi pasar modal Indonesia setelah sebelumnya mengalami pelemahan beruntun sejak pekan lalu.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengatakan penguatan IHSG didorong oleh membaiknya sentimen investor seiring berbagai penjelasan yang telah disampaikan regulator terkait sejumlah isu yang sebelumnya menjadi perhatian pasar.

“Alhamdulillah IHSG rebound. Dan kita lihat juga beberapa hal yang kemudian menjadi pertanyaan dari investor sudah disampaikan. Dan juga kita melihat upaya untuk buyback saham tanpa RUPS sudah mulai ada wacana untuk dilakukan,” ujar Friderica di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurut perempuan yang akrab disapa Kiki itu, langkah berbagai emiten yang mulai mempertimbangkan pembelian kembali saham (buyback) tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) turut memberikan dorongan positif bagi pasar.

Kebijakan OJK yang masih memberikan ruang bagi emiten melakukan buyback tanpa RUPS dinilai mampu membantu stabilisasi harga saham sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.

Kiki menegaskan bahwa tekanan yang sebelumnya terjadi di pasar saham Indonesia bukanlah fenomena yang berdiri sendiri. Menurutnya, koreksi juga melanda sejumlah bursa saham utama di kawasan Asia.

Ia mencontohkan Indeks Kospi Korea Selatan yang bahkan sempat mengalami penghentian sementara perdagangan (trading halt) setelah mengalami penurunan lebih dari 8,5 persen pada perdagangan Senin (8/6/2026).

“Kalau kita lihat kemarin di Korea itu sampai trading halt karena sudah 8,5 persen lebih mereka turun dan juga bursa-bursa lainnya. Tapi di kita kemarin juga cukup dalam turunnya,” kata Kiki.

Pada perdagangan Senin, IHSG sempat terkoreksi 4,52 persen ke level 5.342,13. Namun hanya dalam sehari, pasar berhasil bangkit dan mencatat salah satu penguatan harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir.

Selain kenaikan indeks, aktivitas perdagangan juga menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi. Volume transaksi tercatat mencapai 45,17 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp28,01 triliun.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.