MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Google Rilis Gemma 4, AI Canggih yang Bisa Jalan Tanpa Internet di PC
WA FB
Sains & Teknologi

Google Rilis Gemma 4, AI Canggih yang Bisa Jalan Tanpa Internet di PC

J Editor : Jansen Siahaan | 03 Apr 2026 | 13:16 WIB
Google Rilis Gemma 4, AI Canggih yang Bisa Jalan Tanpa Internet di PC
Ilustrasi Gemma 4. (google)

Pematangsiantar, Sinata.id – Google memperkenalkan keluarga model terbaru, Gemma 4, sebagai generasi kecerdasan buatan (AI) open-source yang dirancang untuk berjalan efisien di perangkat lokal.

Seperti dilansir Jumat (3/4/2026), melalui kolaborasi dengan NVIDIA, Gemma 4 dioptimalkan untuk memanfaatkan Tensor Cores dan ekosistem CUDA pada GPU NVIDIA RTX. Optimalisasi ini memungkinkan pemrosesan AI dengan latensi rendah secara langsung di komputer pribadi maupun workstation, tanpa sepenuhnya bergantung pada layanan cloud.

Peluncuran ini mencerminkan tren baru dalam pengembangan AI, yakni pergeseran dari pemrosesan berbasis cloud ke pemrosesan lokal (on-device). Pendekatan ini dinilai penting untuk mendukung aplikasi real-time seperti asisten cerdas, otomatisasi lanjutan, serta sistem kerja yang lebih personal dan responsif.

Model Ringkas untuk Komputasi Lokal

Keluarga Gemma 4 terdiri dari beberapa varian, antara lain 2B, 4B, 26B, dan 31B parameter. Model dengan ukuran lebih kecil, seperti 2B dan 4B, dirancang untuk efisiensi tinggi dan dapat dijalankan secara offline, termasuk pada perangkat edge seperti NVIDIA Jetson Orin Nano.

Sementara itu, model yang lebih besar, yakni 26B dan 31B, ditujukan untuk tugas yang lebih kompleks, seperti pemrosesan bahasa alami tingkat lanjut, pembuatan kode, serta pengembangan agen AI.

Segmentasi ini memungkinkan pengguna menyesuaikan model dengan kebutuhan komputasi tanpa mengorbankan efisiensi.

Dukungan Multimodal dan Multibahasa

Gemma 4 juga hadir dengan kemampuan multimodal yang mendukung pemrosesan teks, gambar, audio, dan video. Hal ini membuka peluang penggunaan yang lebih luas, mulai dari analisis konten hingga otomatisasi berbasis AI.

Selain itu, model ini mendukung lebih dari 35 bahasa dan hingga 140 variasi bahasa, sehingga dapat digunakan dalam berbagai aplikasi global.

Fitur tambahan seperti pemanggilan fungsi (function calling) juga memungkinkan pengembangan agen AI otonom yang dapat berinteraksi dengan sistem dan perangkat eksternal.

Integrasi dengan Ekosistem NVIDIA

Gemma 4 dioptimalkan untuk GPU NVIDIA RTX, memungkinkan peningkatan performa melalui akselerasi Tensor Cores, terutama dalam proses inferensi.

Model ini juga kompatibel dengan berbagai platform NVIDIA, seperti DGX Spark dan modul Jetson. Untuk mempermudah pengembangan, NVIDIA turut mendukung integrasi dengan sejumlah tools populer seperti Ollama, llama.cpp, dan Unsloth.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.