Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Sains & Teknologi

Google Bayar Rp2,3 Triliun dalam Kasus Privasi Android, Jutaan Pengguna Berpotensi Terima Kompensasi

google bayar rp2,3 triliun dalam kasus privasi android, jutaan pengguna berpotensi terima kompensasi
Ilustrasi logo Google (Istimewa)

Jakarta, Sinata.id – Raksasa teknologi Google kembali menjadi sorotan setelah menyetujui pembayaran ganti rugi sebesar 135 juta dolar AS (sekitar Rp2,3 triliun) terkait kasus privasi pengguna perangkat Android. Kesepakatan ini merupakan bagian dari penyelesaian gugatan class action di Amerika Serikat.

Latar Belakang Kasus

Gugatan yang dikenal sebagai Taylor v. Google LLC menuduh Google mengumpulkan data dari perangkat Android secara pasif tanpa persetujuan jelas dari pengguna. Data tersebut disebut tetap dikirim meskipun ponsel tidak sedang digunakan secara aktif.

Advertisement

Meski tidak mengakui pelanggaran, Google memilih menyelesaikan perkara melalui jalur damai. Sebelumnya, perusahaan ini juga menghadapi gugatan serupa di California dengan nilai denda yang lebih besar.

Baca Juga  Bulan Menjauh dari Bumi, Gerhana Matahari Total Diprediksi Akan Hilang

Perubahan Kebijakan Privasi

Sebagai bagian dari kesepakatan, Google diwajibkan meningkatkan transparansi dan kontrol pengguna terhadap data mereka. Beberapa perubahan utama meliputi:

  • Penjelasan lebih rinci terkait pengumpulan data pasif
  • Pemberitahuan penggunaan data seluler di latar belakang
  • Persetujuan pengguna saat pertama kali mengatur perangkat
  • Opsi penghentian pengumpulan data melalui pengaturan tertentu

Langkah ini diharapkan memberi pengguna pemahaman lebih jelas tentang bagaimana data mereka digunakan.

Siapa yang Berhak Mendapatkan Kompensasi?

Tidak semua pengguna Android bisa menerima ganti rugi. Kompensasi hanya berlaku bagi pengguna di Amerika Serikat yang:

  • Menggunakan perangkat Android dengan paket data seluler
  • Aktif dalam periode sejak November 2017 hingga persetujuan akhir
  • Tidak terlibat dalam gugatan serupa lainnya
Baca Juga  Harga iPhone Terbaru Maret 2026 Naik hingga Rp1,5 Juta, Ini Daftar Lengkapnya

Setiap individu berpotensi menerima hingga 100 dolar AS (sekitar Rp1,6 juta), tergantung jumlah klaim yang masuk dan biaya administrasi.

Jadwal dan Proses Selanjutnya

Sidang persetujuan akhir dijadwalkan pada 23 Juni 2026. Jika disahkan, proses pencairan dana akan dilakukan setelah seluruh tahapan hukum selesai. Batas waktu untuk mengajukan keberatan atau keluar dari gugatan ditetapkan hingga 29 Mei 2026. (A07)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini