Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

GAMKI Pematangsiantar Soroti Parkir Liar: Penertiban Dinilai Mandul dan Tidak Efektif

gamki pematangsiantar soroti parkir liar: penertiban dinilai mandul dan tidak efektif
Ketua DPC GAMKI Kota Pematangsiantar, Jon Roi Tua Purba. (istimewa)

Pematangsiantar, Sinata.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kota Pematangsiantar menilai kondisi parkir di kota tersebut semakin memprihatinkan.

Upaya penertiban yang dilakukan dinilai tidak efektif dan gagal memberikan dampak nyata di lapangan.

Advertisement

Ketua DPC GAMKI Kota Pematangsiantar, Jon Roi Tua Purba, mengungkapkan bahwa masih banyak kendaraan yang parkir sembarangan di badan jalan, termasuk di titik-titik strategis yang seharusnya steril demi kelancaran arus lalu lintas. Kondisi ini tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Kami menilai pengawasan terhadap parkir liar sangat lemah dan tidak konsisten. Penegakan aturan terkesan tebang pilih sehingga tidak menimbulkan efek jera. Koordinasi antarinstansi terkait juga belum berjalan optimal, yang berdampak pada carut-marutnya tata kelola parkir,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga  Truk Gandeng 22 Roda Kembali Masuk Inti Kota Pematangsiantar, Dishub Minta Warga Melapor

Jon menegaskan, kondisi tersebut mencerminkan kegagalan serius dalam tata kelola kota. Ia menilai pemerintah dan instansi terkait tidak boleh menutup mata terhadap persoalan yang dirasakan masyarakat setiap hari.

“Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial, kami mendesak Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir. Dinas terkait dan aparat penegak hukum harus melakukan penertiban tegas tanpa pandang bulu, serta menerapkan sistem parkir yang tertib, transparan, dan berbasis regulasi yang jelas,” tegasnya.

Ia menambahkan, apabila kondisi tersebut terus dibiarkan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin menurun. Bahkan, GAMKI menilai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pematangsiantar tidak maksimal dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga  Dishub Pematangsiantar: Ring Road dan Tol Panai Urai Kemacetan Nataru

“Kami akan terus mengawal isu ini dan tidak segan mengambil langkah lanjutan apabila tidak ada perubahan signifikan. Ketertiban kota adalah cerminan keseriusan pemerintah dalam melayani masyarakat. Jika parkir saja tidak mampu ditertibkan, di mana wibawa pemerintah?” ujarnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kadishub Kota Pematangsiantar, Daniel Siregar, belum membuahkan hasil hingga berita ini diterbitkan. (SN14)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini