MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
El-Roi: Allah yang Melihat dan Memberi Anugerah Kepada Umat-Nya
WA FB
Religi

El-Roi: Allah yang Melihat dan Memberi Anugerah Kepada Umat-Nya

F Editor : Ferry SP Sinamo | 14 Nov 2025 | 05:03 WIB
El-Roi: Allah yang Melihat dan Memberi Anugerah Kepada Umat-Nya
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH.

Oleh: Mis. EV. Daniel Pardede SH, MH Kejadian 16:13 “Engkaulah El-Roi,” sebab katanya: “Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku?”

Mutiara Tuhan yang berbahagia hari ini:

Hagar memanggil Allah dengan sebutan Elohim Roi — Allah yang Maha Melihat. Ia menyadari bahwa di dalam keterpurukan dan kesendiriannya, Allah bukan hanya melihat keadaannya, tetapi juga memperkenalkan diri sebagai El-Roi, Allah yang peduli dan memberi anugerah.

Sejak dunia dijadikan, Tuhan selalu melihat segala ciptaan-Nya. Setiap kali Ia menyelesaikan satu karya, Ia melihat bahwa semuanya “baik adanya.” Pandangan Allah bukanlah pandangan yang buta, tetapi penuh perhatian dan kasih terhadap ciptaan-Nya.

Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, Tuhan tetap melihat mereka. Meskipun Ia berseru, “Adam, di manakah engkau?” (Kejadian 3:9), bukan karena Ia tidak tahu, tetapi karena kasih-Nya rindu memulihkan hubungan itu. Begitu pula Allah melihat penderitaan bangsa Israel dan memperhatikan mereka (Keluaran 2:25).

Allah yang adil dan benar tidak hanya melihat manusia dari kejauhan. Ia juga memberi anugerah kepada orang-orang yang berkenan kepada-Nya untuk melihat Dia. Seperti Hagar yang mengalami perjumpaan pribadi, demikian juga Yakub berkata, “Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong.” Tempat itu dinamainya Pniel (Kejadian 32:30).

Renungan bagi kita hari ini: Hendaklah kita berhati-hati dalam menggunakan apa yang Tuhan percayakan kepada kita — tubuh, jiwa, harta, bahkan sisa waktu hidup kita. Semua itu adalah anugerah dan milik Tuhan yang kelak harus kita pertanggungjawabkan (Roma 14:12).

Karena Tuhan melihat segala sesuatu, gunakanlah waktu yang tersisa bukan menurut keinginan manusia, melainkan menurut kehendak Allah. Jadilah pribadi yang hidup dalam pandangan kasih-Nya, bukan dalam sorotan dunia.

“Ketika dunia mungkin tidak melihatmu, ingatlah: El-Roi melihatmu, memahami air matamu, dan menuntun langkahmu menuju rencana terbaik-Nya.

Tetaplah hidup dalam terang penglihatan Tuhan, sebab di bawah pandangan-Nya ada kasih, pengampunan, dan masa depan yang penuh pengharapan.”(A27).

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.