MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Dugaan Keracunan Makanan di Toba, Pemprovsu Turunkan Tim Gerak Cepat
WA FB
Regional

Dugaan Keracunan Makanan di Toba, Pemprovsu Turunkan Tim Gerak Cepat

G Editor : Gunawan Purba | 16 Oct 2025 | 20:13 WIB
Dugaan Keracunan Makanan di Toba, Pemprovsu Turunkan Tim Gerak Cepat
Kadis Kesehatan Sumatera Utara Faisal Hasrimy

Medan, Sinata.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu)) melalui Dinas Kesehatan turunkan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk menangani dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah siswa SMP Negeri 1 Laguboti, Kabupaten Toba, pada 15 Oktober 2025.

Berdasarkan laporan sementara, sebanyak 81 siswa mengalami gejala mual, muntah, sakit kepala, pusing, nyeri tenggorokan, diare, hingga sesak napas. Seluruh siswa telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas dan beberapa rumah sakit terdekat.

"Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan telah menurunkan Tim Gerak Cepat dan berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai kejadian tersebut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy, di Medan, Kamis (16/10/2025).

Menurut Faisal, kondisi para siswa saat ini dalam keadaan stabil. Sebagian besar telah diperbolehkan pulang, sementara beberapa lainnya masih menjalani perawatan dan observasi.

Pemprovsu juga telah menerima sampel muntahan untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Sumut, sementara sampel makanan dikirim ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

β€œBidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dan Bidang Kesehatan Masyarakat juga sudah kami minta melakukan supervisi lapangan, serta berkoordinasi dengan BBPOM Medan dalam penelusuran keamanan pangan dan rantai pasok bahan makanan,” tambah Faisal.

Ia menjelaskan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan makanan untuk siswa SMPN 1 Laguboti dihentikan sementara operasionalnya hingga hasil pemeriksaan keluar.

β€œMakanan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah yang sangat baik untuk mendukung gizi dan tumbuh kembang anak sekolah, namun aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Faisal menyampaikan bahwa Pemprov Sumut saat ini terus mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh SPPG di Sumut.

Sertifikat tersebut menjadi jaminan keamanan dan kesehatan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (*)

Sumber: DISKOMINFO SUMUT

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.