MENU
Direktur Keuangan BULOG Tinjau Bantuan Pangan di Parapat Simalungun, L...
WA FB
Simalungun

Direktur Keuangan BULOG Tinjau Bantuan Pangan di Parapat Simalungun, Larang Diperjualbelikan Penerima

J Editor : Jansen Siahaan | 11 Jun 2026 | 15:23 WIB
Direktur Keuangan BULOG Tinjau Bantuan Pangan di Parapat Simalungun, Larang Diperjualbelikan Penerima
Direktur Keuangan Perum BULOG Hendra Susanto menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat. (sinata)

Simalungun, Sinata.id – Direktur Keuangan Perum BULOG, Hendra Susanto, melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (11/6/2026), untuk memastikan penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (PBP) berjalan lancar, tepat sasaran, dan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak.

Dalam kunjungan tersebut, Hendra didampingi Pemimpin Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut), Budi Cahyanto, serta Pemimpin Cabang Perum BULOG Pematangsiantar, Berdian Wiradika Damanik.

Kehadiran jajaran BULOG bertujuan memantau secara langsung distribusi bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat di wilayah Parapat.

Pada penyaluran kali ini, bantuan pangan diberikan kepada 697 penerima manfaat dengan total bantuan berupa 13.940 kilogram beras dan 2.788 liter minyak goreng Minyakita.

Hendra menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan bantuan pangan yang telah dialokasikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami ingin memastikan seluruh bantuan pangan yang telah dialokasikan pemerintah dapat diterima masyarakat dengan baik. Kehadiran kami di lapangan merupakan bentuk komitmen BULOG untuk menjaga kualitas pelayanan dan memastikan distribusi berjalan tepat sasaran,” ujarnya.

Bantuan Pangan Tidak Boleh Diperjualbelikan

Dalam kesempatan tersebut, Hendra juga mengingatkan bahwa bantuan pangan yang disalurkan pemerintah merupakan hak masyarakat penerima manfaat dan tidak boleh diperjualbelikan.

Menurutnya, program PBP merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Secara nasional, bantuan pangan disalurkan kepada sekitar 33,5 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Karena itu, kami mengingatkan agar bantuan yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga dan tidak diperjualbelikan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program bantuan pangan tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang tersalurkan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Yang terpenting bukan sekadar tersalurkan, tetapi bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang besar untuk program ini, sehingga kami mengajak seluruh penerima manfaat untuk menggunakan bantuan dengan bijak demi meningkatkan ketahanan pangan keluarga,” katanya.

BULOG Perkuat Pengawasan Distribusi

Sementara itu, Budi Cahyanto, mengatakan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan distribusi bantuan berjalan tanpa hambatan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.