MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Diduga Terkait Narkoba, Keributan Hampir Terjadi di Kelurahan Nagapita
WA FB
Pematangsiantar

Diduga Terkait Narkoba, Keributan Hampir Terjadi di Kelurahan Nagapita

G Editor : Gunawan Purba | 26 Jan 2026 | 15:57 WIB
Diduga Terkait Narkoba, Keributan Hampir Terjadi di Kelurahan Nagapita
Lapangan yang ada di Pulo Kumba

Pematangsiantar, Sinata.id - Ketegangan kembali terjadi di kawasan sekitar Gang Pulo Kumba, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, pada Minggu malam (25/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Insiden itu diduga berkaitan dengan peredaran narkoba hampir memicu keributan.

Salah seorang warga Gang Taqwa, inisial SP,Β  via telepon pada Senin (26/1/2026) mengungkapkan kronologi kejadian. Peristiwa bermula saat saudaranya, CP, sepulang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Jalan Rakkuta Sembiring.

Waktu abangku pulang ngisi minyak (BBM), kayak nantang gitu orang itu di lapangan dekat jualan bambu itu, ujarnya.

Menurut penuturannya, CP sempat berhenti di lokasi tersebut dan terjadi adu argumentasi dengan kelompok tersebut. Namun keributan berhasil dihindari. SP memilih untuk segera pulang ke rumahnya di Gang Taqwa untuk mencegah keributan.

Bukan kita tidak berani ribut, tetapi tidak ada gunanya, percuma saja kita ribut dengan mereka, tutur SP.

Dia juga menerangkan warga Gang Taqwa kini secara rutin menggelar ronda malam. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dan upaya mencegah terulangnya hal-hal tidak diinginkan di lingkungan mereka.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan warga setempat, bentrokan pada Rabu sore (17/12/2025) diduga dipicu oleh keresahan masyarakat terhadap aktivitas peredaran narkoba di kawasan Pulo Kumba. Aktivitas tersebut ditandai dengan keluar-masuk kendaraan ke lokasi yang sama secara berulang.

Warga juga menyebut adanya pendirian sejumlah gubuk atau barak oleh kelompok yang diduga geng narkoba sejak sekitar enam bulan terakhir.

Kondisi itu memicu kemarahan warga hingga berujung pada pembakaran satu gubuk, yang kemudian dibalas dengan penyerangan terhadap permukiman warga.

Akibat insiden tersebut, dua warga berinisial SP dan CP dilaporkan mengalami luka akibat senjata tajam dan benda tumpul. (SN14)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.