Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Dunia

Di Tengah Ancaman Perang, Iran Tetap Kirim Minyak dari Terminal Strategis Pulau Kharg

di tengah ancaman perang, iran tetap kirim minyak dari terminal strategis pulau kharg
Ilustrasi. (Ist)

Teheran, Sinata.id – Ketegangan militer yang memanas di Timur Tengah belum menghentikan mesin ekspor energi Iran. Di tengah serangan udara dan risiko konflik yang semakin meluas, aktivitas pemuatan minyak mentah di terminal utama Pulau Kharg masih terpantau berlangsung.

Informasi dihimpun Selasa (10/3/2026), data citra satelit terbaru menunjukkan sejumlah kapal tanker raksasa masih bersandar di sekitar pulau tersebut untuk mengangkut minyak mentah Iran menuju pasar internasional. Aktivitas ini terjadi hanya beberapa hari setelah serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran.

Advertisement

Citra dari Copernicus Browser milik Uni Eropa memperlihatkan sedikitnya dua kapal tanker super besar jenis Very Large Crude Carrier (VLCC) berada di dermaga pemuatan di kedua sisi Pulau Kharg. Setiap kapal berkapasitas sekitar dua juta barel minyak mentah.

Baca Juga  Viral! Partai Kecoak Guncang Politik India, Ribuan Anak Muda Turun ke Jalan

Baca Juga: Isu Status Siaga 1 TNI Mencuat, DPR Minta Penjelasan Langsung dari Panglima

Tidak hanya itu, beberapa kapal tanker lainnya juga terlihat berlabuh di perairan sekitar pulau. Tercatat lima VLCC dan dua tanker jenis Suezmax, yang masing-masing mampu membawa sekitar satu juta barel minyak mentah, menunggu giliran memuat kargo energi tersebut.

Meski demikian, analis menyebut belum ada citra satelit terbaru setelah tanggal pengamatan tersebut. Artinya, belum dapat dipastikan apakah operasi pemuatan masih berjalan dengan ritme yang sama setelah eskalasi konflik semakin meningkat.

Pulau Kharg sendiri merupakan jantung ekspor minyak Iran. Terminal di pulau kecil yang berada di Teluk Persia itu menangani lebih dari 90 persen pengiriman minyak mentah negara tersebut ke pasar dunia.

Baca Juga  Pemimpin Oposisi Rusia Navalny Diracun Zat Mematikan dari Katak Hutan Ekuador, Kremlin Dituding Bertanggung Jawab

Karena perannya yang sangat vital, Kharg sering disebut sebagai “urat nadi” ekonomi energi Iran. Dari pulau inilah minyak dari ladang-ladang besar di daratan Iran dialirkan melalui jaringan pipa sebelum dimuat ke kapal tanker raksasa untuk dikirim ke berbagai negara.

Selain terminal Kharg, Iran juga dilaporkan tetap menyalurkan minyak dari terminal lain, termasuk fasilitas ekspor di Jask yang berada di sisi timur Selat Hormuz. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Teheran untuk menjaga aliran ekspor energi tetap berjalan meskipun kawasan Teluk berada dalam situasi yang sangat tegang.

Bagi pasar energi global, keberlanjutan aktivitas di Pulau Kharg menjadi faktor penting. Setiap gangguan pada terminal tersebut berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia karena sebagian besar ekspor Iran bergantung pada fasilitas ini.

Baca Juga  Trump Isyaratkan Gencatan Senjata AS-Iran Tak Diperpanjang, Negosiasi Jadi Penentu

Dengan kata lain, di tengah dentuman konflik dan tekanan geopolitik, tanker-tanker minyak masih terus berlayar dari Kharg. Sebuah sinyal bahwa bagi Iran, menjaga aliran minyak tetap berjalan adalah prioritas strategis—bahkan ketika risiko perang semakin nyata. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini