Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Cuaca Tak Menentu, BPBD Pematangsiantar Sedot Parit Tersumbat dan Pangkas Pohon Rawan

cuaca tak menentu, bpbd pematangsiantar sedot parit tersumbat dan pangkas pohon rawan
Kalak BPBD Kota Pematangsiantar, Dedi Idris Harahap. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id – Menghadapi ancaman banjir di tengah cuaca yang tidak menentu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar bergerak cepat melakukan langkah antisipasi di lapangan.

Tim BPBD saat ini fokus melakukan penyedotan pada sejumlah parit yang mengalami penyumbatan. Kondisi saluran air yang tertutup material seperti sampah dan lumpur dinilai menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan saat hujan dengan intensitas tinggi.

Advertisement

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Pematangsiantar, Dedi Idris Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan normalisasi drainase dilakukan secara intensif guna memastikan aliran air kembali lancar.

“Petugas kami saat ini sedang melakukan penyedotan di parit-parit yang tersumbat. Ini merupakan langkah cepat untuk mengurangi risiko banjir di sejumlah titik rawan,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (20/4/2026).

Baca Juga  Warga Lampung Diminta Waspada Cuaca Buruk

Selain fokus pada drainase, BPBD juga memberi perhatian terhadap potensi bahaya pohon tumbang akibat angin kencang. Idris mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon besar yang dinilai rawan.

“Untuk pohon-pohon besar, kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar dilakukan pemangkasan, khususnya pada cabang-cabang yang berpotensi patah,” tambahnya.

BPBD juga memastikan kesiapsiagaan tim di lapangan tetap maksimal. Personel disiagakan selama 24 jam untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat, baik terkait banjir maupun kejadian darurat lainnya.

Melalui langkah-langkah ini, diharapkan dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Pematangsiantar. (SN10)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini