Info Market CPO
πŸ—“ Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K Β· LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Bupati Tapsel Gandeng BAZNAS, Hunian Tetap Dipacu Sekaligus Bangun Basis Ekonomi Baru

bupati tapanuli selatan, gus irawan pasaribu mendorong percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi bagi korban bencana saat bertemu ketua badan amil zakat nasional (baznas) ri, sodik mudjahid, di jakarta, senin, (20/4/2026).
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu (kanan) dan Ketua BAZNAS Sodik Mudjahit

Jakarta, Sinata.id – Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu mendorong percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi bagi korban bencana saat bertemu Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Sodik Mudjahid, di Jakarta, Senin, (20/4/2026).

Dalam pertemuan di kantor pusat BAZNAS, Gus Irawan menekankan bahwa fase rehabilitasi pascabencana tidak cukup berhenti pada penyediaan tempat tinggal.

Advertisement

β€œTantangan berikutnya adalah memastikan warga terdampak memiliki sumber penghidupan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pemkab Tapanuli Selatan mencatat pembangunan huntap telah memasuki tahap signifikan. Sebanyak 120 unit rumah selesai dibangun, dari target 227 unit dalam satu kawasan yang dijadwalkan rampung akhir April 2026.

Baca Juga  Bupati Humbahas Menghindar saat Hendak Diwawancarai, Malah Sebut Nama Mantan Bupati Dosmar

Pemerintah daerah juga menyiapkan sekitar 30 hektare lahan untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut, sementara seluruh korban kini telah direlokasi ke hunian sementara.

Gus Irawan mengajukan konsep pengembangan huntap berbasis kawasan ekonomi produktif. Sekitar 20-28 hektare lahan disiapkan untuk budidaya perikanan sistem bioflok, peternakan ayam petelur dan pedaging, serta pertanian jagung sebagai bahan pakan.

Skema itu diarahkan untuk menciptakan pusat ekonomi baru yang terhubung dengan pasar melalui BUMD dan kebutuhan konsumsi daerah.

Menurutnya, langkah tersebut mendesak, mengingat dampak bencana terhadap ekonomi daerah cukup besar. Pertumbuhan ekonomi Tapanuli Selatan yang sebelumnya di atas 5 persen turun menjadi sekitar 2,4 persen.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengembangkan inovasi pertanian melalui varietas padi Gama Gora guna memulihkan produktivitas lahan terdampak gagal panen.

Baca Juga  Dampak MBG di Bintuju, Jajan Siswa Menurun, Tabungan Meningkat, Absen Berkurang

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyatakan lembaganya menyambut konsep tersebut dan siap menindaklanjuti melalui asesmen bersama BAZNAS daerah. Ia menegaskan arah kebijakan pendayagunaan zakat kini difokuskan pada program produktif dan berkelanjutan.

β€œZakat tidak hanya untuk bantuan konsumtif, tetapi harus mampu meningkatkan kesejahteraan secara permanen,” kata Sodik.

Kolaborasi ini diharapkan mempercepat pembangunan hunian tetap sekaligus memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana di Tapanuli Selatan melalui pendekatan terintegrasi antara infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi. (SN18)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini