Pematangsiantar, Sinata.id – Perum Bulog Cabang Pematangsiantar mempercepat penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat di enam kabupaten/kota wilayah kerjanya sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas harga kebutuhan pokok sepanjang 2026.
Hingga akhir Juni 2026, Bulog Pematangsiantar mendapat mandat menyalurkan sebanyak 4.594.240 kilogram beras dan 918.848 liter minyak goreng kepada 229.712 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Tapanuli Utara, Toba, Humbang Hasundutan, dan Samosir.
Bantuan yang disalurkan merupakan akumulasi alokasi periode Februari dan Maret 2026. Dengan sistem rapelan tersebut, setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Asisten Manager Pengadaan dan Operasi Bulog Kantor Cabang Pematangsiantar, Aryo Wibisono, mengatakan percepatan distribusi bantuan pangan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu mengurangi dampak kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
“Target kami seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan secara optimal hingga akhir Juni. Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen,” ujar Aryo, Senin (15/6/2026).
Dari enam daerah penerima, Kabupaten Simalungun menjadi wilayah dengan alokasi terbesar, yakni 1.938.920 kilogram beras dan 387.784 liter minyak goreng untuk 96.946 penerima manfaat.
Sementara itu, Kota Pematangsiantar menerima 449.000 kilogram beras dan 89.800 liter minyak goreng yang akan disalurkan kepada 22.450 penerima manfaat.
Untuk Kabupaten Tapanuli Utara, bantuan yang dialokasikan mencapai 854.820 kilogram beras dan 170.964 liter minyak goreng bagi 42.741 penerima manfaat. Sedangkan Kabupaten Toba memperoleh 472.040 kilogram beras dan 94.408 liter minyak goreng untuk 23.602 penerima manfaat.
Selanjutnya, Kabupaten Humbang Hasundutan menerima 510.700 kilogram beras dan 102.140 liter minyak goreng yang diperuntukkan bagi 25.535 penerima manfaat. Adapun Kabupaten Samosir mendapatkan 368.760 kilogram beras dan 73.752 liter minyak goreng untuk 18.438 penerima manfaat.
Bulog menegaskan bahwa program bantuan pangan tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasar dan mengendalikan inflasi daerah.
Penyaluran yang tepat waktu diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga ketersediaan pangan di masyarakat.
Selain memastikan distribusi berjalan sesuai jadwal, Bulog juga berkomitmen menjaga kualitas beras dan minyak goreng yang disalurkan agar masyarakat menerima bantuan dalam kondisi baik dan sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.