MENU
Banner SINATA.ID
Brasil Andalkan Teknologi Pelacak Pemain demi Akhiri Puasa Gelar Piala...
WA FB
Piala Dunia 2026

Brasil Andalkan Teknologi Pelacak Pemain demi Akhiri Puasa Gelar Piala Dunia

Para pemain Brasil menggunakan rompi pintar yang dilengkapi sensor GPS dan pemantau detak jantung saat berlatih maupun membela klub masing-masing sepanjang musim.

T Editor : Tigor Munthe | 13 Jun 2026 | 11:20 WIB
Brasil Andalkan Teknologi Pelacak Pemain demi Akhiri Puasa Gelar Piala Dunia
Neymar. (Foto: BBC)

RIO DE JANEIRO, Sinata.id – Tim nasional Brasil memanfaatkan teknologi pelacak pemain dan analisis data canggih untuk meningkatkan peluang meraih gelar juara di Piala Dunia 2026.

Sebagai negara dengan koleksi lima trofi Piala Dunia, Brasil masih berusaha mengakhiri penantian panjang setelah gagal meraih gelar dalam lima edisi terakhir. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, staf pelatih yang dipimpin Carlo Ancelotti mengandalkan dukungan tim ilmuwan olahraga dan sistem pemantauan pemain berbasis teknologi.

Para pemain Brasil menggunakan rompi pintar yang dilengkapi sensor GPS dan pemantau detak jantung saat berlatih maupun membela klub masing-masing sepanjang musim. Perangkat tersebut mampu merekam berbagai data penting, mulai dari kecepatan sprint, intensitas lari, tingkat kelelahan, hingga proses pemulihan cedera.

Kepala ilmu olahraga timnas Brasil, Guilherme Passos, menjelaskan bahwa data dari klub-klub pemain dikirim secara rutin ke basis data tim nasional.

"Ketika para pemain tidak bersama kami, klub mengirimkan informasi dari sistem pelacakan sehingga kami bisa terus memantau dan menganalisis kondisi mereka," ujar Passos dikutip dari BBC, Sabtu (13/6/2026).

Sistem tersebut membantu staf pelatih memantau pemain yang tersebar di berbagai liga dunia. Dengan demikian, tim pelatih dapat mengetahui kondisi fisik terkini para pemain bahkan ketika mereka berada ribuan kilometer dari pusat latihan tim nasional.

Teknologi ini juga berperan penting dalam pemulihan cedera, terutama cedera hamstring yang sering dialami pesepak bola profesional. 

Melalui pemantauan intensitas lari dan sprint berkecepatan tinggi, staf medis dapat menentukan apakah seorang pemain sudah siap kembali bermain atau masih membutuhkan waktu pemulihan.

Selain aspek kesehatan, data tersebut turut memengaruhi keputusan taktis. Pemain dengan kecepatan tinggi misalnya dapat dipilih untuk menjalankan strategi serangan balik, sementara data kebugaran membantu menentukan apakah seorang pemain lebih cocok menjadi starter atau dimainkan sebagai pengganti.

Pemantauan tidak berhenti selama turnamen berlangsung. Para pemain tetap menggunakan perangkat pelacak sepanjang Piala Dunia untuk membantu staf pelatih mengukur tingkat kelelahan dan kesiapan pemain di tengah jadwal pertandingan yang padat.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.